- Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap korban TW di Tambun Selatan.
- Insiden penyerangan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
- Polres Metro Bekasi akan menyampaikan detail kronologi serta identitas pelaku melalui konferensi pers resmi yang dijadwalkan besok.
Suara.com - Pelarian pelaku penyiraman air keras yang menimpa seorang warga di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berakhir di tangan polisi.
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi berhasil meringkus pelaku yang menyerang pria berinisial TW (54) itu hingga mengalami luka bakar serius.
Kabar penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni. Ia memastikan bahwa terduga pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Iya sudah ditangkap," singkat Sumarni saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Meski telah membenarkan kabar tersebut, Sumarni masih menutup rapat informasi mendalam mengenai jumlah dan identitas pelaku serta kronologi penangkapannya.
Ia menyatakan bahwa detail kasus yang sempat viral ini akan dibeberkan secara transparan dalam waktu dekat.
"Besok konferensi pers," katanya.
Terekam CCTV
Aksi brutal ini sebelumnya memicu kecaman publik setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian mengerikan tersebut tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @infobekasi.
Baca Juga: KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
Dalam video tersebut, terlihat korban TW sedang berjalan kaki seorang diri di kawasan Perumahan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Kemudian, secara tiba-tiba, dua pria yang berboncengan sepeda motor melintas dan langsung menyiramkan cairan kimia ke arah tubuh korban.
Seketika, TW yang mengenakan baju cokelat tampak panik dan kelojotan menahan perih. Dalam kondisi darurat, ia berusaha mengusap bagian tubuhnya yang melepuh bahkan hingga melepas pakaian yang dikenakannya demi mengurangi efek bakar dari cairan tersebut.
"Pulang salat subuh, warga Tambun kelojotan disiram air keras. Alami luka bakar," tulis narasi dalam unggahan akun tersebut pada Selasa (31/3/2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim
-
Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei
-
Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam