- Dewi Muniarti membantah meminta kompensasi Rp3,3 miliar atas peristiwa peluru nyasar yang melukai anaknya, Darrell, di Gresik.
- Korban Darrell dan Reinhart mengalami luka fisik serius saat berada di mushola sekolah pada 17 Desember 2025.
- Keluarga menuntut Marinir menanggung biaya pengobatan, pemulihan trauma, serta mempermudah cita-cita korban menjadi anggota TNI atau polisi.
“Karena korban satunya itu ingin jadi TNI, ingin jadi polisi pada saat itu, saya menyampaikan apabila masih berkeinginan untuk jadi anggota, pihak kesatuan itu mempermudah. Tapi dalam tanda kutip apabila masih ingin, bukan harus di situ,” tegas Dewi.
Terakhir, Dewi juga berharap agar kesatuan Marinir bisa menunjukkan tali kasih kepada kedua korban tanpa disebut nominal uang yang diminta.
Namun, Dewi mengungkapkan bahwa klausul tuntutan yang dia sampaikan itu tidak diwujudkan oleh pihak Marinir. Justru, lanjut Dewi, pihak kesatuan membuat draft perjanjian baru.
“Yang pertama saya sebagai ibu korban harus membuat permintaan maaf di dalam video yang itu video tersebut dibuat di batalion mereka. Di samping saya men-take down surat terbuka yang sudah saya buat pada bulan Februari pasca saya laporan ke Pomal,” tutur Dewi.
“Lalu yang kedua, di situ mereka menyampaikan bahwa akan bertanggung jawab,” tandas dia.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di mushola sekolah SMPN 33 Gresik saat ada kegiatan sosialisasi sekolah tingkat lanjut dari SMKN Krian Sidoarjo pada 17 Desember 2025.
Terdapat dua korban dari peristiwa tersebut. Selain Darrell, korban lainnya mengalami luka tembak di bagian punggung. Keduanya dilarikan ke Rumah sakit Siti Khadijah.
Berita Terkait
-
Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir
-
Peluru Nyasar ke Sekolah di Gresik, Ibu Korban Diminta Tutup Mulut dan Operasi Anak Sempat Tertunda
-
Gagal 2 Kali Mediasi, Ibu Korban Peluru Nyasar Berikan Somasi Hingga Lapor Pomal Kodaeral
-
Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan
-
Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'