- Dewi Muniarti melayangkan somasi setelah pihak TNI gagal memberikan pertanggungjawaban yang jelas atas insiden salah tembak di Gresik.
- Peluru nyasar dari latihan Marinir di Surabaya melukai dua siswa di SMPN 33 Gresik pada 17 Desember 2025.
- Pihak keluarga resmi melaporkan kasus tersebut kepada Pomal Koarmada V Surabaya pada 5 Februari 2026 setelah mediasi gagal.
Suara.com - Orang tua korban salah tembak di Gresik, Jawa Timur, Darrel Fausta Hamdani, Dewi Muniarti, mengaku melayangkan somasi setelah dua kali gagal mediasi.
Awalnya, Dewi menjelaskan pihak TNI yang melakukan latihan tembak tidak menunjukkan tanggung jawab secara konsisten terhadap konsekuensi yang diakibatkan oleh peristiwa peluru nyasar yang mengenai tangan kiri anaknya.
“Nah, setelah itu, anak saya 4 hari dirawat di rumah sakit, pulang. Kami baru melakukan mediasi,” kata Dewi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).
Saat itu, Dewi mengaku mempertanyakan pertanggungjawaban yang bisa diberikan pihak TNI atas kecelakaan yang dialami anaknya. Terlebih, Dewi menjelaskan peristiwa salah tembak ini bukan pertama kalinya terjadi dari lapangan tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya.
“Nah, pada saat mediasi pertama, saya sampaikan itu untuk evaluasi lapangan tembak, keamanannya. Yang kedua adalah, ketika ada korban, apa tanggung jawab dari kesatuan? Yang ketiga, karena bagaimanapun anak saya ini cacat, yang itu ditanggung seumur hidup, maka kompensasi apa yang akan diberikan kepada pihak kesatuan, kepada anak kami?” tutur Dewi.
Dia menjelaskan bahwa mediasi kedua juga berlangsung alot. Akhirnya, ia menyebut pihak Marinir mengaku tidak memiliki dana.
“Jadi, ketika menyampaikan tidak punya uang, maka komunikasi ini saya tingkatkan lagi dengan somasi,” tegas Dewi.
Setelah itu, Dewi mengaku membuat laporan resmi terkait masalah ini kepada Polisi Militer Komando Daerah Angkatan Laut (Pomal Koarmada) V Surabaya pada 5 Februari 2026.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di musala sekolah SMPN 33 Gresik saat ada kegiatan sosialisasi sekolah lanjutan dari SMKN Krian Sidoarjo pada 17 Desember 2025.
Baca Juga: Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Terdapat dua korban dari peristiwa tersebut. Selain Darrel, korban lainnya mengalami luka tembak di bagian punggung. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khadijah.
Berita Terkait
-
Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini
-
Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian PBB, DPR: Itu Pelanggaran Berat Hukum Internasional
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi