- Panglima TNI memimpin upacara pemakaman Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di TMP Cikutra, Bandung, Minggu, 5 April 2026.
- Almarhum gugur saat menjalankan tugas pengawalan misi perdamaian PBB bersama Satgas Yonmek XXIII-S di Lebanon, 30 Maret 2026.
- Negara memberikan penghormatan terakhir melalui upacara militer khidmat yang dihadiri Menteri Pertahanan dan para petinggi institusi keamanan.
Suara.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin langsung upacara militer pemakaman jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Prosesi pemakaman ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap prajurit yang gugur saat menjalankan tugas internasional di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar diberangkatkan dari rumah duka yang berlokasi di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Rombongan jenazah tiba di lokasi pemakaman TMP Cikutra sekitar pukul 08.45 WIB dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Polisi Militer.
Setibanya di gerbang TMP Cikutra, jenazah disambut oleh satuan militer Komando Garnisun Tetap (Kogartap) II Bandung. Upacara penyambutan dilakukan secara lengkap dengan kehadiran tim salvo yang mengiringi prosesi pengantaran jenazah menuju peristirahatan terakhir.
Suasana khidmat menyelimuti seluruh area pemakaman saat peti jenazah mulai dipindahkan oleh para prajurit TNI.
Dalam amanat yang disampaikan di hadapan keluarga dan pelayat, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan rasa duka mendalam atas kehilangan salah satu prajurit terbaik TNI.
Agus menyampaikan bahwa almarhum gugur dalam menjalankan tugas negara pada Senin, 30 Maret 2026, di wilayah Lebanon. Dedikasi almarhum dalam misi internasional menjadi catatan penting bagi sejarah pengabdian TNI di mata dunia.
"Semoga menjadi jalan darma bakti dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan," ujar Agus saat memberikan penghormatan terakhir di podium upacara sebagaimana dilansir Antara.
Baca Juga: Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah
Jenazah Mayor Zulmi dibawa menggunakan peti berwarna putih yang diselimuti bendera Merah Putih sebagai simbol kehormatan dan jasa-jasanya kepada bangsa.
Penggunaan bendera Merah Putih di atas peti jenazah menandakan bahwa almarhum adalah seorang pahlawan yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan dan perdamaian dunia.
Upacara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan institusi keamanan. Di barisan depan tampak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang hadir untuk memberikan penghormatan.
Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan dan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih beserta jajaran perwira menengah dan tinggi lainnya.
Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar diketahui gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan. Ia tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-S/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Misi ini merupakan salah satu penugasan paling berisiko di bawah mandat PBB mengingat dinamika keamanan yang fluktuatif di wilayah perbatasan Lebanon Selatan.
Berita Terkait
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah
-
Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni
-
Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
-
3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB
-
Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi