- Panglima TNI memimpin upacara pemakaman Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di TMP Cikutra, Bandung, Minggu, 5 April 2026.
- Almarhum gugur saat menjalankan tugas pengawalan misi perdamaian PBB bersama Satgas Yonmek XXIII-S di Lebanon, 30 Maret 2026.
- Negara memberikan penghormatan terakhir melalui upacara militer khidmat yang dihadiri Menteri Pertahanan dan para petinggi institusi keamanan.
Berdasarkan laporan resmi, Mayor Zulmi meninggal dunia ketika sedang melaksanakan tugas pengawalan konvoi.
Tugas tersebut merupakan bagian dari dukungan operasi pasukan perdamaian PBB untuk memastikan distribusi bantuan dan pergerakan pasukan di wilayah konflik berjalan aman.
Almarhum menjalankan peran krusial dalam menjaga stabilitas di wilayah yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonmek XXIII-S.
Usai rangkaian upacara militer selesai, Panglima TNI bersama para pejabat negara dan pihak keluarga memberikan penghormatan terakhir di depan liang lahat.
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh perwira rohani, kemudian diakhiri dengan kegiatan tabur bunga oleh keluarga inti dan Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kehadiran Panglima TNI dan Menteri Pertahanan dalam upacara ini menegaskan bahwa negara memberikan perhatian penuh terhadap setiap prajurit yang bertugas di luar negeri.
Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar kini beristirahat dengan tenang di TMP Cikutra, bersanding dengan para pahlawan bangsa lainnya yang telah mendahului dalam pengabdian kepada Republik Indonesia.
Berita Terkait
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah
-
Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni
-
Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
-
3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB
-
Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan