- Dadang tewas setelah dikeroyok sekelompok pemuda di acara resepsi pernikahan, Desa Kertamukti, Purwakarta, pada Sabtu 4 April 2024.
- Penganiayaan brutal terjadi karena korban menolak permintaan uang tambahan dan minuman keras yang diajukan para pelaku.
- Polres Purwakarta telah mengidentifikasi seluruh pelaku pengeroyokan dan saat ini sedang melakukan pengejaran untuk proses hukum selanjutnya.
6. Anak Korban Menanggung Duka di Hari Bahagia
Suasana duka yang menyelimuti Mapolres Purwakarta terasa semakin menyesakkan saat putri kandung korban tiba untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik.
Ia tiba dengan kondisi masih mengenakan pakaian pengantin berupa kebaya resepsi serta riasan wajah yang masih utuh. Ironi pahit ini harus ia telan mentah-mentah; ia terpaksa berurusan dengan hukum di hari pernikahannya sendiri akibat peristiwa pengeroyokan yang merenggut nyawa sang ayah tepat di puncak perayaan hari besar keluarganya.
7. Polisi Telah Mengidentifikasi Pelaku
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saeful Uyun, menegaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengantongi identitas para pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran intensif. Polisi juga terus menggali keterangan dari sejumlah saksi kunci guna mengusut tuntas perkara ini.
"Sudah teridentifikasi pelaku yang melakukan peristiwa penganiayaan tersebut yang saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian," ujar Uyun.
Saat ini, proses hukum masih berada dalam tahap penyelidikan mendalam. Selain memburu para tersangka, penyidik juga tengah menantikan hasil resmi autopsi jenazah guna menentukan penyebab medis secara akurat di balik kematian korban.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
-
Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir