News / Internasional
Selasa, 07 April 2026 | 10:27 WIB
Serangan udara Amerika dan Israel menghancurkan Universitas Sharif Teheran dan mengancam masa depan intelektual Iran. (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Amerika dan Israel menyerang Universitas Sharif Teheran hingga merusak masjid dan fasilitas umum.

  • Lebih dari 30 universitas di Iran hancur akibat strategi militer yang menyasar pusat intelektual.

  • Menteri Sains Iran menyebut serangan kampus sebagai upaya mengembalikan negara mereka ke Zaman Batu.

Suara.com - Gelombang serangan udara yang diluncurkan Amerika Serikat bersama Israel menghanguskan fasilitas vital di Universitas Teknologi Sharif.

Peristiwa mencekam yang terjadi di pusat kota Teheran pada Senin (6/4) ini menyasar area publik kampus.

Laporan dari Aljazeera menyebutkan bahwa ledakan hebat memicu kebakaran pada stasiun pengisian bahan bakar umum.

Selain fasilitas publik, rumah ibadah di dalam lingkungan pendidikan tersebut juga tidak luput dari gempuran proyektil.

Kondisi infrastruktur pendidikan di Iran kini berada dalam titik nadir akibat eskalasi militer yang terus meningkat.

Dokumentasi visual yang dirilis media setempat memperlihatkan interior masjid kampus yang luluh lantak tertutup puing.

Material bangunan nampak berserakan di lantai setelah hantaman keras merusak struktur utama tempat ibadah mahasiswa tersebut.

Pihak berwenang di Teheran mengonfirmasi bahwa target serangan sengaja diarahkan pada titik-titik kumpul massa di kampus.

Narasi dalam unggahan resmi media Iran menegaskan kondisi memprihatinkan dari institusi pendidikan ternama tersebut saat ini.

Baca Juga: Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab

"Foto masjid di Universitas Sharif setelah musuh menggempur kampus," demikian keterangan berbahasa Farsi di unggahan tersebut.

Sejak akhir Februari lalu, intensitas serangan terhadap sektor pendidikan di Iran menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 30 unit universitas telah mengalami kerusakan total maupun parsial akibat operasi militer.

Serangan sistematis ini diyakini merupakan bagian dari strategi besar untuk melumpuhkan kapasitas intelektual negara tersebut.

Menteri Sains Iran, Hossein Simaei Sarraf, memberikan pernyataan tegas mengenai arah serangan pasukan sekutu yang kian brutal.

Ia menyoroti pola serangan yang tampaknya sengaja membidik institusi pendidikan tinggi sebagai sasaran utama di lapangan.

Load More