- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi isu perombakan kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.
- Teddy menyatakan bahwa keputusan resmi mengenai reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan kewenangan eksklusif Presiden Prabowo Subianto saja.
- Pemerintah belum memberikan pengumuman resmi sehingga publik diminta menunggu keputusan Presiden terkait evaluasi susunan menteri tersebut.
Suara.com - Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat di tengah dinamika pemerintahan. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya angkat bicara, meski dengan pernyataan yang singkat.
Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), Teddy tidak memberikan jawaban panjang terkait kemungkinan reshuffle. Ia hanya meminta publik dan awak media untuk menunggu perkembangan selanjutnya.
"Tunggu aja," kata Teddy singkat.
Ia menegaskan bahwa kewenangan terkait perombakan kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, hanya Presiden yang berhak menyampaikan keputusan resmi kepada publik.
"Nanti bapak presiden yang akan menceritakan," ujarnya.
Pernyataan Teddy tersebut seolah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait reshuffle kabinet. Meski demikian, spekulasi mengenai perombakan susunan menteri terus menjadi perhatian, terutama di tengah berbagai isu kinerja kementerian dan dinamika politik nasional.
Publik pun kini menanti langkah Presiden Prabowo terkait kemungkinan evaluasi kabinet, termasuk apakah akan ada pergantian menteri dalam waktu dekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
-
Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!