- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan rekor cadangan beras nasional sebesar 4,6 juta ton di Jakarta, 7 April 2026.
- Jumlah stok beras tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia selama sebelas bulan ke depan secara aman.
- Pemerintah menjamin ketersediaan komoditas pangan pokok lainnya tetap stabil meskipun terdapat ancaman gangguan rantai pasok akibat konflik geopolitik.
Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membawa kabar positif terkait ketahanan pangan nasional. Amran mengungkapkan bahwa cadangan beras Indonesia kekinian mencapai angka 4,6 juta ton.
Hal itu disampaikan Amran dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (7/6/2026).
Capaian ini disebut sebagai rekor baru dalam sejarah perberasan nasional yang sekaligus menandai keberhasilan Indonesia dalam melakukan swasembada beras dalam kurun waktu satu tahun.
"Cadangan beras hari ini per tadi pagi tanggal 7 April 2026 mencapai 4,6 juta ton. Jadi kemarin 4,5, sekarang 4,6 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah," ujar Amran di hadapan anggota dewan.
Ia mengklaim bahwa dengan jumlah stok yang melimpah tersebut, kebutuhan pangan masyarakat Indonesia akan terjamin untuk jangka waktu yang cukup lama.
"Kondisi stok beras nasional Indonesia dipastikan aman untuk 10 sampai 11 bulan ke depan," ujarnya.
Ketahanan stok ini juga diproyeksikan mampu meredam dampak fenomena alam El Nino yang diperkirakan akan berlangsung selama setengah tahun.
"Di sisi lain, El Nino diperkirakan 6 bulan. Jadi, insyaallah pangan kita aman," katanya.
Selain beras, Mentan juga memastikan ketersediaan komoditas pangan penting lainnya tetap terjaga.
Meski kekinian dunia tengah dibayangi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu distribusi barang, Amran menjamin pasokan domestik tetap mencukupi.
"Meski konflik di Timur Tengah mulai mengganggu rantai pasok global, pasokan bahan pangan utamanya seperti bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, dan gula pasir cukup," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
Pemerintah Jamin Stok Beras Aman, Cadangan Capai 4,5 Juta Ton
-
Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
Terkini
-
Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran
-
Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Pastikan Haji 2026 Aman di Tengah Konflik Timur Tengah
-
Pasukan Bawah Tanah Prabowo: Narasi Mengarah Delegitimasi Pemerintah Harus Dilawan!
-
Jepang Kembali Gelontorkan Subsidi Bensin, Beban Anggaran Terancam
-
Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran
-
Seskab Teddy Soal Rencana Potong Gaji Menteri: Belum Ada Keputusan
-
Tak Main-main! JK Lengkapi Bukti Tambahan untuk Seret Rismon dan 4 Akun YouTube ke Polisi
-
Video Viral LEGO AI Bikin Parodi Donald Trump dan Penyelamatan Dramatis Tentara Amerika di Iran
-
Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas
-
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik