Iran mengancam hancurkan kilang gas Arab untuk mengusir pengaruh militer Amerika Serikat.
Ketegangan meningkat akibat serangan terhadap jembatan dan fasilitas petrokimia milik negara Iran.
Teheran meluncurkan serangan balasan ke-99 menggunakan teknologi sistem rudal ganda terbaru IRGC.
Hingga memasuki bulan April 2026, agresi militer tersebut dilaporkan masih terus berlangsung tanpa adanya gencatan senjata.
Republik Islam menganggap tindakan tersebut sebagai upaya ilegal untuk melemahkan fondasi ekonomi dan logistik nasional mereka.
Penolakan Ultimatum Donald Trump
Situasi semakin memanas setelah Gedung Putih memberikan tuntutan sepihak kepada pemerintah pusat di Teheran.
Presiden Donald Trump mendesak agar jalur perdagangan Selat Hormuz segera dibuka kembali untuk semua kapal.
Namun, Iran tetap mengunci jalur perairan sempit tersebut bagi pihak-pihak yang dianggap mendukung aksi kekejaman militer.
Pemerintah Iran secara resmi menyatakan tidak akan tunduk pada intimidasi atau ultimatum dalam bentuk apa pun.
Mereka menuntut penghentian total atas segala bentuk kekerasan bersenjata sebelum dialog diplomasi bisa kembali dibuka.
Inovasi Rudal Ganda Garda Revolusi
Baca Juga: Ancaman Bak Neraka Jadi Kenyataan Militer AS Hantam Infrastruktur Vital Iran di Pulau Kharg
Sebagai bentuk nyata perlawanan, angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan balasan dalam skala yang masif.
Operasi terbaru ini mencatatkan serangan ke-99 yang menyasar titik-titik paling sensitif milik intelijen Amerika Serikat.
Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC memamerkan kekuatan barunya dengan meluncurkan rudal dari sistem ganda.
Teknologi peluncuran serentak ini digunakan untuk pertama kalinya guna menembus sistem pertahanan udara lawan yang ketat.
Fokus serangan balasan ini meliputi pusat komando keamanan serta simpul ekonomi penting milik rezim Zionis saat ini.
Kelanjutan Operasi Militer Iran
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
Terkini
-
Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan
-
Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini
-
Trump Tunda Serangan ke Iran Selama 2 Minggu
-
Viral Aksi Nyeleneh Pria Pakai Baju Muslim Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sulsel: Itu Haram!
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Ancaman Bak Neraka Jadi Kenyataan Militer AS Hantam Infrastruktur Vital Iran di Pulau Kharg
-
Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran
-
Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan