News / Internasional
Rabu, 08 April 2026 | 10:24 WIB
Misi Artemis II mencatat sejarah baru setelah para astronot berhasil menyaksikan sisi jauh Bulan yang belum pernah dilihat manusia secara langsung. [@NASA]
Baca 10 detik
  • NASA memilih menggunakan kamera Nikon D5 dalam misi luar angkasa Artemis II untuk mengabadikan momen bersejarah di Bulan.
  • Kamera Nikon D5 dipilih karena memiliki ketahanan terhadap radiasi serta performa unggul dalam menangkap detail minim cahaya ekstrem.
  • NASA membawa 32 kamera untuk misi Artemis II dan mulai menguji Nikon Z9 sebagai perangkat utama misi berikutnya.

Suara.com - Misi luar angkasa Artemis II menghadirkan fakta menarik mengenai penggunaan kamera lawas untuk mempotret bulan.

Dilansir dari NY Post, pihak NASA memilih menggunakan kamera DSLR Nikon D5 yang kini bernilai sekitar 1.000 dolar AS atau setara Rp15 jutaan untuk mengabadikan momen bersejarah tersebut.

Meski lebih tua, Nikon D5 dinilai memiliki performa yang telah teruji dalam kondisi ekstrem luar angkasa.

“Ini sudah diuji selama bertahun-tahun. Ini adalah teknologi yang terbukti,” ujar Mike Corrado, konsultan utama Nikon untuk NASA.

Corrado enyebut kamera tersebut telah digunakan sejak 2017 dan terus menghasilkan gambar berkualitas tinggi.

Salah satu keunggulan utama Nikon D5 adalah kemampuannya menangkap gambar dalam kondisi minim cahaya.

Kamera ini mampu mencapai ISO hingga 3,2 juta, jauh melampaui kamera film Apollo yang hanya sekitar ISO 160.

Kemampuan tersebut memungkinkan astronot menangkap detail dari sisi gelap Bulan dengan sangat jelas. Hasilnya, foto-foto Bumi dari balik cakrawala Bulan hingga gerhana Matahari terlihat dramatis dan tajam.

Selain itu, kamera ini juga tahan terhadap radiasi tinggi di luar angkasa yang dapat merusak sensor elektronik.

Baca Juga: Viral Perbandingan Foto Bumi Tahun 1972 vs 2026, Kenapa Kini Lebih Pucat?

NASA bahkan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memastikan setiap komponen kamera, termasuk baterai, aman digunakan.

“Proses sertifikasi bisa memakan waktu hingga empat tahun. Semua diuji dengan sangat teliti,” kata Corrado.

Dalam misi Artemis II yang berlangsung selama 10 hari, NASA membawa total 32 kamera. Sebanyak 17 di antaranya digunakan langsung oleh kru untuk memotret dari jendela pesawat Orion.

Meski mengandalkan teknologi lama, NASA juga mulai menguji kamera generasi terbaru Nikon Z9. Kamera ini diproyeksikan menjadi andalan pada misi Artemis berikutnya, termasuk pendaratan di Bulan pada 2028.

“Setelah misi ini, kemungkinan besar Z9 akan menjadi kamera utama. Hasil awal yang kami lihat sejauh ini sangat fenomenal,” ujar Corrado.

Load More