- Presiden Prabowo Subianto mencanangkan transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan di Indonesia.
- Pemerintah akan membangun pusat pengolahan bahan bakar nabati dari kelapa sawit dan limbah minyak goreng secara masif.
- Indonesia mendorong elektrifikasi kendaraan dan meningkatkan target tingkat komponen dalam negeri industri bus listrik hingga 80 persen.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam revolusi energi. Dalam visinya, Indonesia harus mulai berani meninggalkan ketergantungan pada energi fosil dan beralih sepenuhnya ke energi baru terbarukan (EBT).
Meski demikian, Prabowo menyebut penggunaan energi fosil tidak akan hilang total dalam semalam, melainkan akan dibatasi hanya untuk kebutuhan yang sangat spesifik.
"Memang negara butuh, kita harus tinggalkan energi karbon dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis," tegas Prabowo saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).
Prabowo lalu memaparkan strategi transisi energi Indonesia yang mulai menyentuh sektor penerbangan. Salah satunya adalah pengembangan avtur atau bahan bakar pesawat berbasis kelapa sawit hingga pemanfaatan limbah minyak goreng (jelantah).
"Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit, ya. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur," jelas Prabowo.
Tak main-main, pemerintah bahkan menurutnya berencana melakukan investasi besar-besaran untuk membangun pusat-pusat pengolahan atau refinery guna mendukung produksi bahan bakar bersih ini.
"Dan beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini. Kita akan investasi besar-besaran di bidang itu," tambahnya.
Elektrifikasi: Mengurangi Beban BBM
Selain bahan bakar nabati, elektrifikasi menjadi pilar utama dalam misi Prabowo. Melalui penggunaan kendaraan listrik, pemerintah berharap konsumsi BBM berbasis karbon dapat ditekan secara drastis.
Baca Juga: Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini
"Menuju energi yang bersih, energi terbarukan. Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi, memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon," ungkap Prabowo.
Ia pun memberikan apresiasi atas inisiatif PT VKTR (Vektor) yang mulai memproduksi bus dan truk listrik secara massal. Bagi Prabowo, hadirnya industri ini adalah jawaban yang dinanti-nanti Indonesia.
"Jadi inisiatif yang dilaksanakan oleh Vektor ini, Vektor Industri, adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan, ya. Ibarat kita dulu diajarkan apa ya itu istilahnya ya, pepatah gitu ya, 'Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba'," katanya.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengaku sangat puas dengan kapasitas produksi pabrik tersebut yang dilaporkan mampu menghasilkan hingga 10.000 unit bus listrik. Angka ini dinilai sebagai bukti nyata kemandirian industri manufaktur tanah air.
Namun, ia mengingatkan agar konten lokal atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus dipacu. Saat ini, komponen lokal sudah menyentuh angka 40 persen, dan Prabowo mematok target ambisius hingga 80 persen dalam beberapa tahun ke depan.
"Dalam waktu sebentar lagi, mungkin dua tahun lagi, akan menuju 60 persen. Dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen. Ini sesuatu yang sangat membanggakan. Jadi sudah ada industri bus, industri truk," pungkas Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature