- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN setiap Jumat perdana setiap bulan.
- Kebijakan ini bertujuan untuk menghemat energi dengan membatasi kehadiran pegawai di kantor sebanyak 25 hingga 50 persen.
- ASN yang bertugas di bidang pelayanan publik tetap bekerja seperti biasa agar operasional pemerintahan berjalan tanpa hambatan.
Suara.com - Suasana berbeda menyelimuti sudut-sudut kantor di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (10/4/2026) pagi yang tak seramai biasanya.
Pemandangan tak biasa ini menandai dimulainya kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang dijadwalkan setiap Jumat perdana tiap bulannya dalam rangka penghematan energi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ruang kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta tampak lebih lengang dibandingkan hari kerja biasanya.
Hanya terlihat segelintir aparatur sipil negara (ASN) yang masih bersitungkin di balik meja kerja mereka untuk menjalankan tugas-tugasnya.
Deretan kursi ergonomis berwarna biru dan hitam yang biasanya penuh terisi, kini sebagian besar tampak kosong tanpa penghuni.
Di salah satu sudut, papan nama bertuliskan "Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta" berdiri tegak di depan area tunggu yang dirancang sangat artistik.
Area lounge dengan sofa melengkung dan kursi-kursi berwarna cerah itu juga tampak kosong tanpa ada aktivitas diskusi formal maupun informal.
Beberapa tumpukan boks karton yang tersusun rapi di bawah meja mengisyaratkan adanya aktivitas penataan dokumen yang tetap berjalan, meski mayoritas pegawai tidak hadir di kantor.
Temuan kondisi di lapangan sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang memang tidak menerapkan kebijakan bekerja dari rumah sepenuhnya untuk ASN ibu kota.
Baca Juga: Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!
“Range-nya antara 25 sampai 50 persen,” ujar Pramono di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini.
Politisi PDIP itu juga memastikan bahwa ASN yang berdinas di bidang pelayanan publik akan tetap menjalankan tugas seperti biasa dan tidak mengikuti kebijakan WFH.
Pramono optimistis kebijakan pembagian sistem kerja ASN setiap akhir pekan di Jakarta akan minim pelanggaran karena sudah diatur secara ketat dan terperinci.
“Di Jakarta kan yang begitu-begitu sudah cukup kuat,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!
-
Hari Pertama ASN WFH, Ditjen Imigrasi Pastikan Layanan Paspor hingga Pengawasan Tetap Normal
-
ASN Mulai WFH, KemenPPPA Garansi Layanan Pengaduan Kekerasan Tetap Beroperasi Normal
-
Minta Evaluasi Mingguan, Ketua DPRD DKI Kawal Kebijakan WFH ASN Jakarta Agar Tak Rugikan Warga
-
Kemenpan RB Ingatkan Instansi Pusat-Daerah WFH Mulai Jumat Ini, Beri Peringatan Jika Tak Patuh
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya
-
Begal Urusan Polisi Bukan TNI! Koalisi Sipil Kritik Keras Watak 'Over-Reactive' Negara
-
SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?