- Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mendorong optimalisasi layanan digital selama kebijakan WFH hari Jumat bagi aparatur Pemprov DKI.
- Kebijakan bekerja dari rumah bertujuan meningkatkan efisiensi birokrasi tanpa mengabaikan standar pelayanan prima bagi seluruh warga Jakarta.
- DPRD DKI Jakarta akan mengawal dan mengevaluasi efektivitas layanan publik agar tetap responsif selama masa penerapan kebijakan tersebut.
Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mendorong agar kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat di lingkungan Pemprov DKI dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat layanan digital kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan kebijakan ini sebagai momentum memperkuat transformasi digital layanan publik, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan dengan mudah kapan pun dibutuhkan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Politisi PKS ini memandang skema bekerja dari rumah sebagai upaya strategis dalam mengakselerasi efisiensi birokrasi di Jakarta.
Meskipun terdapat fleksibilitas dalam bekerja, ia menekankan esensi pelayanan publik yang prima tidak boleh terdegradasi.
“Prinsip utama birokrasi adalah hadir dan melayani, baik secara langsung maupun melalui sistem digital,” lanjut Khoirudin.
Ia pun meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap sigap dalam mengoperasikan kanal-kanal pengaduan yang ada.
Penerapan standar pelayanan minimal juga menjadi sorotan utama agar warga tetap mendapatkan kepastian dalam setiap urusan administrasi.
“Pengawasan internal perlu diperkuat agar tidak terjadi penurunan kualitas layanan akibat pengaturan kerja yang lebih fleksibel,” kata Khoirudin.
Sang legislator pun mengusulkan adanya peninjauan yang saksama guna mengukur efektivitas kebijakan di lapangan, lewat evaluasi berkala setiap pekan.
Baca Juga: Kemenpan RB Ingatkan Instansi Pusat-Daerah WFH Mulai Jumat Ini, Beri Peringatan Jika Tak Patuh
Menurutnya, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat merasa dimudahkan dalam mengakses layanan pemerintah.
“DPRD akan terus mengawal agar tujuan tersebut tetap terjaga dengan baik,” tandas Khoirudin.
Berita Terkait
-
Kemenpan RB Ingatkan Instansi Pusat-Daerah WFH Mulai Jumat Ini, Beri Peringatan Jika Tak Patuh
-
Kebijakan WFH di Tengah Krisis Energi: Solusi Sementara atau Jawaban Jangka Panjang?
-
Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah
-
Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya
-
DPR: WFH Jumat Jadi Opsi Hemat Energi Nasional
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya
-
Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia
-
Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung