- Kejaksaan Agung menetapkan Riza Chalid sebagai salah satu dari tujuh tersangka korupsi pengadaan minyak mentah di Petral periode 2008-2015.
- Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan Riza Chalid diduga berada di Malaysia namun masih memerlukan penyelidikan lokasi pasti.
- Pemerintah belum mengajukan permohonan ekstradisi atau bantuan hukum timbal balik secara resmi kepada otoritas Malaysia untuk memulangkan tersangka.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, memberikan tanggapan terkait Riza Chalid ditetapkan sebagai tersangka kembali, kali ini dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energi Trading Limited (Petral) periode 2008-2015.
Nama Riza Chalid menjadi salah satu dari tujuh tersangka baru.
Yusril mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, Riza Chalid kekinian diduga berada di negara tetangga, Malaysia.
Namun, ia menekankan bahwa informasi tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan titik koordinat pastinya.
"Eee yang kami dengar ada di Malaysia. Tapi pastinya tidaknya mesti diselidiki. Dan kalau memang ada di Malaysia kan memang harus dimintakan ekstradisi kepada Pemerintah Malaysia," ujar Yusril ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Meskipun informasi keberadaannya mulai terendus, Yusril menjelaskan bahwa dirinya tidak menangani teknis pengejaran tersebut secara langsung.
Ia menyebut koordinasi akan dilakukan oleh kementerian terkait lainnya, seperti Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum.
"Saya tidak menangani langsung masalah ini, ya saya kira mungkin Pak Menlu sama Pak Menkum akan menangani masalah ini. Sampai sekarang belum dilakukan upaya pemulangan baik dalam konteks MLA maupun dengan ekstradisi dengan Pemerintah Malaysia," tambah Yusril.
Hingga saat ini, pemerintah belum secara resmi melayangkan permohonan bantuan hukum timbal balik atau Mutual Legal Assistance (MLA) maupun ekstradisi kepada otoritas Malaysia untuk memulangkan pengusaha tersebut ke tanah air.
Baca Juga: Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc
Sebagai informasi, Kejaksaan Agung baru-baru ini menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus korupsi Petral yang diduga merugikan keuangan negara dalam proses tender minyak mentah dan produk kilang.
Riza Chalid bersama tersangka lainnya berinisial IRW diduga kuat memiliki peran dalam memengaruhi proses pengadaan dan pengangkutan minyak mentah pada periode tersebut.
Berita Terkait
-
Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc
-
Kejagung Ungkap Peran Riza Chalid dalam Korupsi Petral: Atur Tender Lewat Bocoran Info Rahasia
-
Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Tafsir KUHAP Baru vs Lama, Yusril: MA Penentu Nasib Kasasi Kejagung Terhadap Delpedro Cs
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna