- Siswa kelas IX SMP Islamic Center Siak berinisial MA meninggal dunia akibat ledakan senapan rakitan saat ujian IPA.
- Senapan rakitan berisi material plastik, besi, dan bubuk hitam tersebut meledak saat dipraktikkan korban pada 8 April 2026.
- Polres Siak menyelidiki unsur kelalaian serta menyediakan pendampingan psikologis bagi siswa terdampak trauma di sekolah tersebut.
Pihak sekolah mengaku terkejut karena proyek yang dibawa MA ternyata menyerupai senjata api.
AKP Raja Kosmos menyebut bahwa alat tersebut belum pernah dibawa ke sekolah sebelumnya dan bukan merupakan bagian dari instruksi guru.
“Pihak sekolah mengaku tidak mengetahui yang akan dipraktikkan oleh korban adalah senjata api,” ungkap Kosmos.
Meski demikian, korban sempat meyakinkan gurunya bahwa senapan rakitan tersebut aman digunakan karena sebelumnya telah diuji coba.
5. Polisi Periksa Kepala Sekolah dan Guru
Pasca kejadian, Polres Siak langsung melakukan penyelidikan mendalam untuk mengusut kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pengawasan ujian praktik tersebut.
Sejumlah saksi kunci telah dimintai keterangan, termasuk kepala sekolah dan tiga orang guru.
Proses pendalaman terhadap para saksi lainnya juga masih terus berlangsung.
6. Tim Trauma Healing Diterjunkan
Baca Juga: Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
Insiden yang terjadi di hadapan para siswa lain tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi rekan-rekan korban.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim trauma healing yang terdiri dari Polisi Wanita (Polwan) untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para siswa.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan agar para siswa dapat kembali beraktivitas secara normal setelah peristiwa yang mengguncang tersebut.
Selain itu, kepolisian juga menegaskan pentingnya pemulihan psikologis di lingkungan sekolah agar para siswa tetap merasa aman dan terlindungi.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya