- Program Food for Tomorrow mendanai riset pertanian regeneratif global guna memperbaiki kesehatan tanah dan meningkatkan ketahanan pangan dunia.
- Di Indonesia, Al Greeny S. Dewayanti mengembangkan proyek LIFE menggunakan teknologi AI dan tumpang sari tanaman sacha inchi.
- Proyek ini melibatkan masyarakat lokal di Labuan Bajo untuk memulihkan degradasi lahan serta meningkatkan nilai ekonomi petani.
Sementara itu, Jim Andrew, Executive Vice President dan Chief Sustainability Officer PepsiCo, menilai petani menjadi pihak paling penting dalam menghadapi tekanan sistem pangan global.
“Sistem pangan global berada di bawah tekanan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Untuk menghadapi kondisi ini, kita perlu mendukung para petani dengan praktik yang didukung ilmu pengetahuan,” katanya.
Selama dua tahun ke depan, para peneliti yang terlibat dalam program Food for Tomorrow akan melakukan studi lapangan untuk mengembangkan model pertanian regeneratif yang dapat diterapkan secara lebih luas.
Melalui kombinasi teknologi, penelitian ilmiah, dan praktik pertanian lokal, riset ini diharapkan dapat membantu menciptakan sistem pangan yang lebih tangguh sekaligus berkelanjutan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata