- Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur dengan pengawalan ketat aparat.
- Tindakan Ben-Gvir melakukan doa Yahudi di lokasi suci tersebut dianggap melanggar status quo sejarah Masjid Al-Aqsa.
- Aksi provokatif ini memicu kecaman keras dari Otoritas Palestina serta negara-negara kawasan karena dianggap sebagai penodaan serius.
Suara.com - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.
Ben-Gvir memasuki area masjid dengan pengawalan ketat aparat Israel dan didampingi para pemukim.
Ben-Gvir bahkan melakukan doa Yahudi di lokasi yang secara kesepakatan sejak 1967 hanya diperuntukkan bagi ibadah umat Muslim, meski non-Muslim diizinkan berkunjung.
Aksi ini memicu kecaman keras dari Palestina dan negara-negara kawasan karena dinilai melanggar status quo tempat suci tersebut.
Kementerian Luar Negeri Yordania menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius.
“Ini adalah penodaan kesucian Al-Aqsa, eskalasi yang tercela dan provokasi yang tidak dapat diterima,” demikian pernyataan resmi Kemenlu Yordania seperti dilansir dari Aljazeera.
Otoritas Palestina juga mengecam keras langkah tersebut.
Dalam pernyataannya, aksi Ben-Gvir disebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap status hukum dan sejarah Masjid Al-Aqsa.
Ini merupakan kali ketiga Ben-Gvir melakukan aksi serupa sepanjang tahun 2026, dan sedikitnya ke-16 sejak menjabat pada 2022.
Baca Juga: Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
Ben-Gvir dikenal sebagai tokoh garis keras yang mendorong perubahan status kawasan, termasuk rencana membangun sinagoge di lokasi tersebut.
“Hari ini saya merasa seperti pemilik di sini,” ujar Ben-Gvir dalam video yang dirilis kantornya.
Ben-Gvir juga mengaku terus mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengambil langkah lebih jauh.
Hingga kini, kantor Netanyahu belum memberikan tanggapan resmi.
Namun, ketegangan terus meningkat seiring frekuensi masuknya pemukim Israel ke kompleks Al-Aqsa dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, Israel sempat menutup Masjid Al-Aqsa selama 40 hari setelah perang dengan Iran pecah pada akhir Februari.
Berita Terkait
-
Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
-
Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra