- Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menertawakan rencana blokade militer AS karena hal itu justru akan merusak ekonomi Amerika Serikat.
- Teheran memperingatkan warga Amerika Serikat bahwa kebijakan arogan Donald Trump akan memicu lonjakan ekstrem harga bensin di dalam negeri.
- Militer AS berdalih hanya menargetkan kapal menuju Pelabuhan Iran, di tengah dominasi kekuatan maritim Teheran yang tak tergoyahkan di Selat Hormuz.
Sesuai dengan instruksi agresif dari Washington, militer AS dijadwalkan mulai memblokade akses pelabuhan-pelabuhan utama Iran secara resmi pada Senin (13/4/2025) waktu setempat.
Kebijakan sepihak ini pun kian menegaskan ambisi campur tangan Amerika Serikat yang terus berusaha mematikan urat nadi perekonomian negara berdaulat tersebut.
Latar Belakang: Hegemoni Maritim Teheran di Pusaran Konflik
Ketegangan terbaru di jalur penyaluran sepertiga minyak dunia ini kembali meletus setelah ambisi Washington untuk menekan Teheran sering kali berujung pada kebuntuan diplomasi tingkat tinggi.
Iran yang memegang kendali penuh secara geografis dan militer atas Selat Hormuz terbukti tidak pernah sudi mundur selangkah pun dalam mempertahankan hak kenegaraannya dari intervensi Barat.
Dominasi absolut kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di kawasan tersebut memastikan bahwa setiap upaya blokade sepihak AS akan selalu berisiko menghancurkan hegemoni ekonomi mereka sendiri.
Berita Terkait
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Terpopuler: Tarif Lewat Selat Hormuz, Diskon Sepatu New Balance di Sports Station
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru