- Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya menyerupai Yesus di Truth Social yang memicu kecaman luas berbagai pihak.
- Unggahan tersebut muncul setelah Trump mengkritik Paus Leo XIV terkait kebijakan luar negeri dan isu kejahatan.
- Tokoh agama dan pemimpin dunia mengecam tindakan Trump karena dianggap tidak pantas dan menjadikannya alat politik.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuai kecaman luas setelah mengunggah gambar hasil AI yang menampilkan dirinya sebagai sosok mirip Yesus.
Foto tersebut sempat dibagikan di platform Truth Social sebelum akhirnya dihapus sehari kemudian, menyusul gelombang kritik dari tokoh agama hingga politisi.
Gambar itu memperlihatkan Trump mengenakan jubah putih sambil meletakkan tangan di kepala seseorang, menyerupai adegan penyembuhan.
Unggahan tersebut muncul tak lama setelah Trump melontarkan kritik terhadap Paus Leo XIV, yang ia sebut lemah terhadap kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri.
Menanggapi kontroversi itu, Trump membela diri dengan mengatakan bahwa gambar tersebut dimaksudkan sebagai representasi dirinya seperti dokter atau pekerja Palang Merah.
“Hanya media palsu yang bisa mengaitkannya ke arah itu,” ujar Trump seperti dilansir dari Aljazeera.
Sementara itu, Paus Leo XIV memilih meredam ketegangan. Dalam perjalanannya menuju Aljazair, ia menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan perdamaian.
“Saya akan terus berbicara lantang menentang perang, mempromosikan dialog dan solusi yang adil,” ujarnya.
Ketegangan antara Gedung Putih dan Vatikan memang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
Perbedaan pandangan mencakup kebijakan imigrasi AS, aksi militer, hingga konflik yang melibatkan Iran dan Israel.
Sejumlah pemimpin Gereja Katolik di AS turut mengecam pernyataan Trump. Uskup Agung Paul S Coakley menyebut pernyataan tersebut tidak pantas.
“Paus bukan rival politik. Ia adalah wakil Kristus yang berbicara atas dasar kebenaran Injil,” tegasnya.
Uskup Agung Las Vegas, George Leo Thomas, juga menyatakan dukungannya terhadap Paus.
George Leo Thomas menyebut Paus Leo sebagai sosok yang berani menyuarakan kebenaran kepada kekuasaan saat dunia sangat membutuhkannya.
Kecaman juga datang dari luar negeri. Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyebut serangan Trump terhadap Paus sebagai hal yang tidak dapat diterima.
Berita Terkait
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme
-
Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026
-
KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron
-
Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI