Alexander menjelaskan bahwa pembangunan zona hijau di sepanjang jalan raya, seperti penanaman rumput, semak, dan pepohonan, dapat memberikan naungan dan membuat jalan raya menjadi lebih tahan terhadap panas. Selain itu, menerapkan cool pavement yang dibuat dari modifikasi aspal dan beton, serta lapisan khusus mampu memantulkan energi matahari untuk menjaga jalan agar tetap lebih dingin.
Dari sisi regulasi, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya meninjau ulang kebijakan lingkungan seperti National Environmental Policy Act (NEPA) dan California Environmental Quality Act yang diadopsi pada tahun 1970, karena keduanya masih merupakan upaya legislatif paling signifikan untuk mengatur di mana dan bagaimana jalan raya dibangun.
Mengingat saat ini teknologi memungkinkan pengukuran data suhu secara akurat melalui satelit, terdapat dorongan untuk memperbarui proses peninjauan lingkungan agar lebih relevan dengan kondisi dan data yang tersedia saat ini.
Langkah mitigasi yang diusulkan dalam penelitian ini dapat menjadi pelengkap dalam strategi besar kota, terutama Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang lebih tahan terhadap perubahan iklim. Langkah memanfaatkan vegetasi peneduh di sepanjang jalur transportasi dan penggunaan material cool pavement adalah hal yang baik.
Penulis: Vicka Rumanti
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis
-
Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah
-
Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi
-
Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun
-
JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka