- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Pasukan Kuning agar proaktif memperbaiki infrastruktur tanpa menunggu aduan atau viralitas media sosial.
- Pramono menekankan pentingnya inisiatif petugas untuk memantau kerusakan jalan guna menjamin keselamatan pengguna dan fungsi fasilitas kota.
- Apresiasi diberikan atas kinerja sigap petugas dalam menangani kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem selama periode akhir tahun.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga tidak menunggu laporan atau isu viral untuk bergerak memperbaiki infrastruktur jalan.
Di hadapan lebih dari seribu petugas, Pramono menegaskan pentingnya inisiatif dan kepekaan dalam memantau kondisi jalan di Jakarta.
"Pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya," tegas Pramono dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Pramono menilai peran Pasukan Kuning sangat vital untuk memastikan jalan tetap aman dan bebas dari kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna.
Meski memberi peringatan keras, sang gubernur tetap mengapresiasi kinerja petugas di lapangan, terutama saat menangani kerusakan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026.
“Saya melihat langsung Pasukan Kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Menurutnya, kerja cepat tersebut penting untuk menekan risiko kecelakaan serta menjaga fungsi infrastruktur kota, mulai dari jalan, trotoar, jembatan penyeberangan, hingga fasilitas pendukung lainnya.
“Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari,” katanya.
Di akhir arahannya, Pramono pun meminta seluruh jajaran Bina Marga terus meningkatkan kinerja guna mendukung target Jakarta sebagai kota global.
Baca Juga: Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
“Pasukan Kuning adalah ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota. Saya berharap, kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap