- Bagi pengemudi ojek online (ojol), aktivitas di jalan tidak hanya berkaitan dengan efisiensi rute atau mengejar jumlah orderan.
- Berbagai risiko tetap membayangi, mulai dari kehilangan kendaraan, kecelakaan, hingga kerusakan barang milik pelanggan saat dalam perjalanan.
- Di tengah aktivitas harian yang padat, kebutuhan akan skema perlindungan yang praktis dan sesuai dengan kondisi lapangan menjadi semakin mendesak.
Suara.com - Bagi pengemudi ojek online (ojol), aktivitas di jalan tidak hanya berkaitan dengan efisiensi rute atau mengejar jumlah orderan. Berbagai risiko tetap membayangi, mulai dari kehilangan kendaraan, kecelakaan, hingga kerusakan barang milik pelanggan saat dalam perjalanan.
Kendaraan bermotor, selain menjadi alat kerja utama, juga merupakan aset penting yang membutuhkan perlindungan. Di tengah aktivitas harian yang padat, kebutuhan akan skema perlindungan yang praktis dan sesuai dengan kondisi lapangan menjadi semakin mendesak.
Kebutuhan ini mulai direspons melalui kolaborasi antara PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan United E-Motor yang menghadirkan solusi perlindungan lebih komprehensif. Perlindungan yang ditawarkan tidak hanya mencakup kendaraan, tetapi juga pengemudi serta barang yang dibawa selama bekerja.
Dalam program tersebut, pengemudi mendapatkan perlindungan Total Loss Only (TLO) untuk kendaraan listrik dalam kasus kehilangan total. Selain itu, tersedia juga perlindungan kecelakaan diri (Personal Accident/PA) saat berkendara. Perlindungan turut diperluas hingga mencakup barang bawaan, baik barang pribadi seperti telepon genggam maupun pesanan pelanggan.
Pendekatan ini dinilai lebih sesuai dengan realitas kerja pengemudi ojol yang melibatkan berbagai aspek sekaligus. Kerusakan kendaraan atau gangguan pada barang bawaan dapat berdampak langsung pada pendapatan harian.
Presiden Direktur Tokio Marine Indonesia, Sancoyo Setiabudi, menegaskan bahwa pendekatan perlindungan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
“Perlindungan itu tidak hanya perlu untuk kendaraan saja, tapi juga untuk pengemudi dan barang bawaannya. Karena kalau motor rusak atau barang bawaan bermasalah, itu langsung berdampak ke pekerjaan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem transportasi berbasis aplikasi, khususnya pengemudi yang menggunakan kendaraan listrik.
Menurut Sancoyo, perlindungan yang diberikan mencakup tiga aspek utama, yakni kendaraan, pengemudi, dan barang bawaan. Untuk kendaraan, skema TLO akan mengganti kerugian jika terjadi kehilangan atau kerusakan berat hingga mencapai batas tertentu.
Baca Juga: BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium
Sementara itu, perlindungan kecelakaan diri juga disiapkan untuk mengantisipasi risiko fatal, termasuk cedera serius hingga cacat akibat kecelakaan saat bekerja.
“Kalau terjadi kecelakaan, tidak hanya kendaraannya yang kami lindungi. Pengemudi juga mendapatkan perlindungan kecelakaan diri, bahkan hingga kondisi terburuk,” ujarnya.
Tak hanya itu, perlindungan juga mencakup barang bawaan yang menjadi bagian penting dalam aktivitas ojol sehari-hari.
“Kalau motor rusak, pengemudi tidak bisa bekerja. Tapi kalau barang bawaan seperti handphone atau pesanan pelanggan rusak, itu juga langsung berdampak pada penghasilan. Karena itu, keduanya kami lindungi,” jelasnya.
Dalam implementasinya, skema perlindungan juga mempertimbangkan berbagai situasi yang umum terjadi di lapangan. Misalnya, ketika kecelakaan menyebabkan kendaraan tidak dapat digunakan, atau saat barang bawaan mengalami kerusakan akibat faktor cuaca maupun kondisi jalan.
Dalam kondisi tertentu, pengemudi juga dapat memperoleh santunan untuk membantu menjaga keberlanjutan aktivitas kerja, termasuk ketika harus mengganti kendaraan akibat kerusakan berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend