- Amerika Serikat dan Iran berencana melanjutkan negosiasi di Pakistan akhir pekan ini guna mengakhiri konflik perang.
- Komunikasi intensif sedang dilakukan Pakistan untuk menjadwalkan pertemuan lanjutan setelah perundingan pertama pada 11 April 2026.
- Upaya diplomatik ini bertujuan membangkitkan kembali harapan mencapai resolusi damai setelah negosiasi sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan.
Suara.com - Harapan untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali hidup.
Setelah putaran pertama negosiasi di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, kini muncul kabar bahwa kedua negara akan kembali ke meja perundingan di Pakistan pada akhir pekan ini.
Menurut laporan Reuters, Selasa (14/4/2026), seorang sumber yang terlibat langsung dalam proses tersebut mengonfirmasi bahwa proposal untuk melanjutkan diskusi telah dikirimkan ke Washington dan Teheran.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak AS, sumber dari Iran dan Pakistan, yang berbicara secara anonim, mengindikasikan adanya pergerakan positif.
"Pembicaraan selanjutnya dapat dilakukan pada akhir pekan ini atau awal pekan depan. Tetapi belum ada yang difinalisasi hingga saat ini," kata seorang pejabat di kedutaan Iran di Islamabad.
Sebelumnya, sumber senior Iran lainnya juga menyebutkan bahwa meskipun tanggal pasti belum ditetapkan, delegasi mereka telah membuka jadwal antara hari Jumat hingga Minggu untuk kemungkinan pertemuan.
Sinyal paling kuat datang dari pihak tuan rumah, Pakistan.
Seorang pejabat senior Pakistan menyatakan bahwa Islamabad telah menghubungi Iran dan mendapatkan respons positif bahwa Teheran terbuka untuk melanjutkan dialog.
Pejabat tersebut, bersama sumber Pakistan lainnya mengatakan bahwa komunikasi intensif kini sedang dilakukan dengan kedua belah pihak untuk menentukan waktu yang tepat dengan kemungkinan besar pertemuan akan digelar pada akhir pekan mendatang.
Baca Juga: Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
Seperti diketahui, negosiasi putaran pertama pada Sabtu (11/4/2026) lalu yang melibatkan Wakil Presiden AS JD Vance dan Ketua Parlemen Iran Bagher Qalibaf berakhir buntu, sehingga belum ada kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang.
Dilanjutkannya kembali perundingan ini membangkitkan harapan baru akan tercapainya resolusi damai.
Berita Terkait
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'
-
Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas