- Pemerintah Kecamatan Pancoran mengedukasi 125 kader kesehatan untuk menekan angka kasus ISPA yang sempat meningkat awal 2026.
- Para kader dibekali pengetahuan pencegahan penyakit untuk disebarluaskan kepada masyarakat di lingkungan padat penduduk wilayah Jakarta Selatan.
- Kolaborasi pemerintah dan pihak swasta berhasil menurunkan tren kunjungan pasien ISPA di puskesmas selama periode Maret hingga April.
Suara.com - Upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terus diperkuat di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, menyusul meningkatnya kasus gangguan pernapasan pada awal 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan edukasi kesehatan yang melibatkan ratusan kader masyarakat sebagai garda terdepan.
Sebanyak 125 kader yang terdiri dari unsur PKK, Posyandu, hingga Dasa Wisma, bersama jajaran sektoral Kecamatan Pancoran, mengikuti kegiatan edukasi pencegahan ISPA. Para kader dibekali pemahaman mengenai langkah pencegahan, perlindungan diri, serta cara menyampaikan informasi kesehatan kepada warga di lingkungan masing-masing.
Wakil Camat Pancoran, Rudy Cahyadi, mengatakan tren kasus ISPA sempat mengalami kenaikan pada awal tahun. Namun, kondisi mulai menunjukkan perbaikan dalam beberapa bulan terakhir.
"Berdasarkan data dari puskesmas itu di awal Januari memang ada peningkatan terkait kunjungan ISPA ini. Terus memang di bulan Februari itu ada peningkatan dan alhamdulillah di bulan Maret sampai April ini sudah mulai agak turun," ujarnya.
Menurut Rudy, keterlibatan kader sangat penting karena mereka merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan berperan besar dalam menyampaikan edukasi kesehatan secara langsung.
"Karena mereka merupakan kader terdepan di sini yang memang berhubungan langsung dengan masyarakat. Artinya sebelum mereka turun ke masyarakat, mereka harus bisa melindungi diri mereka sendiri dulu, mengedukasi keluarga dan selanjutnya bisa memberikan edukasi," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah wilayah, tenaga kesehatan, dan pihak swasta untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit pernapasan, terutama di lingkungan padat penduduk.
Dalam kesempatan itu, Direktur Combiphar, Weitarsa Hendarto, menegaskan pentingnya konsistensi dalam mendukung kesehatan masyarakat.
"Yang 55 tahun selalu kita jaga itu adalah konsistensi. Produk-produk yang diproduksi oleh Combiphar, atau yang diluncurkan oleh Combiphar selalu melalui berbagai tahapan yang pastinya harus bisa membantu menjadi solusi buat kesehatan," ujar Weitarsa.
Baca Juga: Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Didiagnosis BPPV, Juhwan AxMxP Umumkan Hiatus Demi Fokus Pemulihan
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap