- Polres Metro Jakarta Pusat menangkap lima pelaku begal petugas Damkar yang terjadi di wilayah Gambir, Kamis (2/4/2026).
- Tiga dari lima tersangka yang ditangkap saat pesta narkoba di hotel tersebut merupakan residivis kasus kriminal berbeda.
- Polisi masih memburu empat pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang terkait aksi begal sadis tersebut.
Suara.com - Polisi mengungkap mayoritas pelaku begal terhadap petugas pemadam kebakaran (Damkar) Bimo Margo Hutomo (29) di Gambir, Jakarta Pusat merupakan penjahat kambuhan alias residivis.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menybut dari total lima pelaku yang telah ditangkap, tiga di antaranya seorang residivis.
“Tapi pokok perkaranya serupa walaupun tidak sama. Ya salah satunya itu Encek Ado itu dia residivis curanmor. Kemudian Haryadi itu residivis penganiayaan. Kemudian Oim itu residivis jambret,” jelas Roby, di Polres Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Menurut Roby, pada kejahatan sebelumnya, mereka memang sama sekali tidak terhubung atau satu komplotan. Namun, ia memastikan akan tetap mendalami terkait ada atau tidaknya korban lain dari komplotan tersebut.
"Kita masih dalam pendalaman apakah ada TKP atau waktu yang lain yang pernah mereka lakukan secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri, masih kita dalami,” katanya.
Empat Buron
Sejauh ini, polisi telah menangkap lima orang pelaku. Mereka merupakan bagian dari komplotan begal yang sebelumnya melakukan aksi terhadap petugas damkar secara sadis pada Kamis (2/4/2026) dini hari.
Kelima tersangka yang telah ditangkap masing-masing berinisial F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24).
Mereka ditangkap saat sedang pesta narkoba bersama wanita di sebuah hotel di Pluit, Jakarta Utara.
Baca Juga: Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
Kekinian masih ada empat pelaku lain yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu oleh tim di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP