Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran kembali mengeluarkan ancaman untuk menutup jalur strategis Laut Merah sebagai respons terhadap tekanan Amerika Serikat.
Langkah ini memicu kekhawatiran karena Laut Merah merupakan salah satu jalur perdagangan paling vital di dunia.
Situasi ini semakin serius karena ancaman tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer dan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat.
Jika benar-benar terjadi penutupan atau gangguan di Laut Merah, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara di Timur Tengah, tetapi juga seluruh negara yang bergantung pada perdagangan global melalui jalur tersebut.
Lantas, jika Iran ancam tutup Laut Merah, apa dampaknya bagi dunia? Berikut penjelasan lengkapnya.
Iran Ancam Blokade Total Jalur Laut Strategis
Pernyataan tegas datang dari Komandan Markas Pusat Militer Iran, Ali Abdollahi. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika blokade laut dari Amerika Serikat terus dilakukan.
“Angkatan bersenjata Republik Islam tidak akan membiarkan ekspor maupun impor apa pun berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah,” ujar Ali Abdollahi, dikutip dari TRTWorld (16/4/2026).
Ia juga menyebut bahwa tindakan Amerika Serikat dianggap sebagai ancaman serius terhadap keamanan kapal dagang Iran dan bisa memicu pelanggaran gencatan senjata yang sedang diupayakan.
Baca Juga: 27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
Iran menegaskan akan bertindak tegas untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan nasionalnya jika tekanan tersebut terus berlanjut.
Mengapa Laut Merah Sangat Penting?
Laut Merah adalah salah satu jalur perdagangan laut paling vital di dunia. Ribuan kapal melintasi wilayah ini setiap tahun, membawa minyak, gas, dan berbagai barang kebutuhan global.
Yang membuatnya sangat penting adalah koneksinya ke Selat Bab el-Mandeb, yang menjadi pintu masuk utama menuju Eropa, Afrika, dan Asia. Jalur ini juga terhubung dengan Terusan Suez, salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia.
Jika Laut Merah terganggu, dampaknya bisa langsung terasa ke seluruh dunia. Itulah sebabnya setiap ancaman di wilayah ini selalu menjadi perhatian besar pasar global.
Dampak Jika Laut Merah Ditutup oleh Konflik Iran
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen
-
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
-
Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih
-
Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?
-
Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla