- Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Jambi menangkap buronan kasus 58 kilogram sabu bernama M. Alung Ramadhan di Tanjung Jabung Barat.
- Tersangka ditangkap pada Kamis, 16 April 2026, setelah sempat melarikan diri dari ruang penyidik sejak Oktober 2025 lalu.
- Polisi turut mengamankan lima rekan tersangka beserta sejumlah barang bukti untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jambi.
Suara.com - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi meringkus M. Alung Ramadhan, buronan kasus peredaran 58 kilogram sabu yang sempat melarikan diri. Ia ditangkap dalam operasi penyergapan di Jalan Prof. dr. Sri Dewi, Parit Gompong, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjung Jabung Barat, Kamis (16/4/2026) dini hari.
Kapolda Jambi Irjen Krisno Halomoan Siregar menjelaskan bahwa Alung sebelumnya merupakan tersangka pemilik 58 kg sabu yang melarikan diri pada 10 Oktober 2025.
Saat itu, ia kabur melalui jendela lantai dua ruang penyidik setelah berhasil melepas borgol tali ties saat proses pemberkasan.
"Kasus ini berawal dari Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi dari masyarakat pada Selasa, 7 Oktober 2025, terkait dugaan adanya jalur transaksi narkotika di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi," ujar Krisno kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Dalam penangkapan di lokasi persembunyiannya kali ini, polisi turut mengamankan sebuah mobil Suzuki Grand Vitara perak bernomor polisi BH 1763 UM.
Di dalam kendaraan tersebut, polisi juga membawa lima orang pria lainnya yang berada bersama tersangka Alung untuk menjalani pemeriksaan.
Berdasarkan catatan kepolisian, keterlibatan Alung terungkap saat ia dicegat di parkiran RSUD Bayung Lencir, Sumatera Selatan, pada 9 Oktober 2025. Saat itu, petugas menemukan 58 bungkus besar sabu yang disimpan di dalam dua koper di bagasi mobilnya.
"Saat kendaraan dihentikan, petugas mendapati enam orang di dalam mobil tersebut, termasuk DPO utama M Alung Ramadhan," tutur Krisno.
Krisno menybut kelima rekan Alung yang ikut diamankan berinisial R, B, MFM, Rd. M, dan A. Selain menangkap para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil, telepon genggam, uang tunai Rp1,7 juta, dan alat hisap elektrik.
Baca Juga: Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
Saat ini, Alung dan lima orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jambi untuk mendalami keterlibatan mereka dalam jaringan narkoba internasional serta proses pelarian tersangka selama enam bulan terakhir.
“Tidak ada tempat yang aman bagi pelaku peredaran gelap narkotika di Jambi. Kami akan terus melakukan penindakan tegas dan terukur terhadap siapa pun yang terlibat,” pungkas Krisno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam