- Pengumuman genjatan senjata oleh Donald Trump dinilai sebagai taktik manipulatif untuk menyembunyikan fakta bahwa AS menyerah pada tekanan diplomatik Republik Islam Iran.
- AS dan Zionis Israel sengaja meminggirkan peran kelompok Perlawanan dalam kesepakatan guna memicu perpecahan internal dan menyebarkan perselisihan di tengah rakyat Lebanon.
- Narasi kesepakatan dengan pemerintah Lebanon dianggap sebagai upaya 'cuci tangan' Israel yang sebelumnya telah melakukan lebih dari 400 serangan brutal tanpa memedulikan kedaulatan Beirut.
Taktik Deceptive untuk Memecah Belah Rakyat
Mengenai cara penyampaian pengumuman genjatan senjata ini, situasi yang berkembang menunjukkan adanya langkah penipuan terstruktur dari pihak Gedung Putih.
Amerika Serikat dan Israel ingin menyajikan gencatan senjata ini sebagai "perjanjian resmi" dengan pemerintah Lebanon demi memisahkan dukungan rakyat terhadap kekuatan Perlawanan.
Dengan mengoperasionalkan tekanan genjatan senjata lewat jalur birokrasi, mereka berharap dapat menciptakan disosiasi atau pemisahan antara kepentingan negara dengan kelompok pejuang.
Tasnim News menyebut, agenda tersembunyi ini juga bertujuan untuk mengeksploitasi sensitivitas politik lokal sebagai bagian dari kebijakan jahat mereka dalam menyebarkan perselisihan internal di Lebanon.
Langkah Donald Trump ini dinilai sebagai upaya untuk menanam benih fitnah agar rakyat Lebanon saling mencurigai satu sama lain di tengah reruntuhan akibat serangan musuh.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel
-
PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel
-
PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi