- Pemprov DKI Jakarta menyusun strategi mitigasi El Nino dengan memperkuat kerja sama daerah untuk menjaga stok beras.
- Gubernur Pramono Anung mengizinkan PT Dharma Jaya mengimpor 7.500 ekor sapi Australia guna menjaga stabilitas harga daging.
- Pemprov DKI Jakarta mengawasi distribusi BBM dan menjamin ketersediaan gas LPG 3 kilogram selama fenomena iklim berlangsung.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menyusun strategi guna menangkal dampak negatif fenomena iklim El Nino yang mengancam stabilitas pangan serta energi di ibu kota.
Fokus utama saat ini tertuju pada penguatan kerja sama dengan daerah mitra demi menjaga ketersediaan komoditas beras bagi warga Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan pihaknya bakal turun tangan memberikan bantuan teknis jika daerah produsen mulai terdampak kekeringan hebat akibat cuaca ekstrem.
"Misalnya contoh, beras dan yang lain-lain, kami sekarang ini sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah yang sudah berjalan dengan baik. Tentunya kalau ada persoalan El Nino dan kemudian berdampak pada daerah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya. Kenapa ini dilakukan? Supaya produksinya tetap terjaga," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).
Selain urusan beras, orang nomor satu di Jakarta saat ini juga menaruh atensi besar pada ketersediaan stok daging sapi di pasar-pasar tradisional maupun modern.
Eks Sekretaris Kabinet ini secara resmi telah memberikan restu kepada BUMD PT Dharma Jaya untuk menggenjot volume impor sapi hidup dari Australia.
Langkah ini diambil guna memastikan harga daging tetap terkendali, dan mencegah kelangkaan stok akibat gangguan distribusi global maupun domestik.
"Yang kedua, misalnya contoh tentang daging. Saya sudah menyetujui Dharma Jaya untuk menambah impor sapi dari Australia yang kemarin sudah mengirim kurang lebih 3.000, kali ini dari 7.500 target saya izinkan untuk segera dimasukkan. Lebih baik stoknya ada di Jakarta, daripada kemudian masih harus menunggu di luar," tegas Pramono.
Tak hanya sektor pangan, Pemprov DKI Jakarta juga mewaspadai potensi gejolak pada sektor energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM).
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Irit yang Terkenal Punya AC Dingin, Cocok untuk Persiapan El Nino
Meskipun kebijakan BBM berada di bawah wewenang pemerintah pusat, Pramono berkomitmen melakukan manajemen distribusi yang ketat agar tidak terjadi kelangkaan di wilayah Jakarta.
Sorotan tajam juga diberikan pada ketersediaan gas LPG 3 kilogram, yang menjadi kebutuhan vital masyarakat bawah dan pelaku UMKM selama masa El Nino.
"Kami akan me-manage supaya Jakarta ini tidak kekurangan. Hanya memang yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah LPG 3 kilogram, dan untuk itu kami akan melakukan (langkah antisipasi)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi