- Pemerintah Amerika Serikat melalui FBI sedang menyelidiki sepuluh kasus kematian dan hilangnya ilmuwan penting di berbagai wilayah.
- Investigasi difokuskan pada hilangnya tokoh strategis seperti William Neil McCasland serta kontraktor keamanan tinggi Steven Garcia baru-baru ini.
- Gedung Putih berkomitmen menelusuri kaitan antar kasus misterius tersebut guna memastikan keamanan nasional dan mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.
McCasland sendiri pernah memimpin program sains dan teknologi di Angkatan Udara AS sebelum pensiun pada 2013.
William Neil McCasland juga pernah terlibat dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan fenomena udara tak dikenal pada era sebelumnya.
Tak hanya McCasland yang hilang misterius dan jadi tanda tanya publik. Salah satu kontraktor dengan izin keamanan tingkat tinggi, Steven Garcia juga dilaporkan menghilang pada 28 Agustus 2025 di Albuquerque, New Mexico.
Melansir dari laporan The Economic Times, korban terakhir terlihat meninggalkan rumah dengan berjalan kaki sambil membawa pistol, tanpa tanda-tanda jelas ke mana tujuannya.
Menurut laporan, Garcia bekerja di Kansas City National Security Campus (KCNSC), fasilitas penting yang memproduksi lebih dari 80 persen komponen non-nuklir untuk senjata nuklir AS.
Sumber anonim menyebut perannya sangat krusial karena mengawasi aset bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar.
“Posisinya sangat tinggi, mengelola berbagai aset penting, sebagian bersifat rahasia,” ujar sumber tersebut.
Namun, pihak berwenang memperingatkan bahwa Garcia mungkin berbahaya bagi dirinya sendiri.
Meski demikian, sumber lain membantah dugaan bahwa Garcia mengalami gangguan mental atau berniat bunuh diri.
Baca Juga: Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
Hingga kini, FBI dan Departemen Energi AS masih terus mengumpulkan informasi tambahan.
Pemerintah berjanji akan mengungkap fakta di balik rangkaian kasus misterius yang memicu kekhawatiran luas ini.
Berita Terkait
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA
-
Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi
-
Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL
-
Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
-
Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak
-
Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat
-
Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar
-
KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar
-
Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka