News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 12:04 WIB
Kasus kematian Isaac Hansen Averino mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan sadis yang dilakukan tetangganya sendiri. (DW)
Baca 10 detik
  • WNI berusia 24 tahun tewas dengan 14 luka tusuk di apartemennya di Jerman.

  • Polisi menahan tetangga kos korban sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan pembunuhan.

  • Keluarga menuntut keadilan transparan dalam persidangan di Jerman enam bulan ke depan.

Suara.com - Kasus kematian Isaac Hansen Averino mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan sadis yang dilakukan tetangganya sendiri.

Pemuda berusia 24 tahun tersebut meregang nyawa di huniannya yang terletak di wilayah Kirchen, Rheinland-Pfalz, Jerman.

Dikutip dari DW Jerman, tragedi ini menjadi perhatian publik karena adanya ketimpangan antara klaim pertengkaran dengan kondisi fisik korban.

Ilustrasi penusukan. [ANTARANews/Diasty Surjanto]

Pihak keluarga menemukan indikasi bahwa serangan tersebut bukan sekadar dampak dari adu mulut biasa.

Kecurigaan ini muncul setelah melihat intensitas luka yang bersarang pada tubuh warga negara Indonesia tersebut.

Data medis menunjukkan terdapat sekitar 14 luka tusukan yang tersebar di beberapa bagian tubuh Isaac.

Bahkan terdapat luka terbuka yang sangat fatal pada bagian tempurung kepala korban akibat senjata tajam.

Kondisi mengenaskan ini membuat pihak keluarga meragukan narasi pertengkaran yang sempat beredar di media lokal.

Sangat tidak masuk akal jika sebuah perdebatan berakhir dengan luka fisik sebanyak dan separah itu.

Baca Juga: Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami

Ayah korban menekankan bahwa putranya adalah sosok pendiam yang selalu menghindari konflik dengan siapa pun.

Pengakuan Terduga Pelaku di Hadapan Polisi

Otoritas keamanan Jerman telah menahan seorang pria berusia 27 tahun yang tinggal di gedung apartemen sama.

Tersangka merupakan penghuni lantai satu yang berbagi fasilitas dapur umum dengan korban di lokasi kejadian.

Media setempat melaporkan bahwa terduga pelaku sendiri yang pertama kali menghubungi pemilik hunian pasca peristiwa.

Ia memberikan keterangan awal kepada penyidik bahwa sempat terjadi perselisihan sebelum aksi penusukan berlangsung.

Load More