- Shamar Elkins melakukan penembakan massal di Shreveport, Louisiana, pada Minggu pagi yang menewaskan delapan orang anak.
- Pelaku melukai dua wanita dewasa serta menewaskan tujuh anak kandungnya akibat konflik rumah tangga dan proses perpisahan.
- Aparat kepolisian menembak mati pelaku di Bossier City setelah ia melarikan diri dari lokasi kejadian perkara.
Suara.com - Penembakan massal terjadi di kawasan Shreveport, Louisiana, Amerika Serikat. Pelaku yang diketahui mantan tentara AS, Shamar Elkins melakukan aksi kejinya dan menewaskan 8 orang anak.
Tragisnya, 7 korban merupakan anak kandung dari pelaku. Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu (19/4) pagi waktu setempat.
Korban terdiri dari lima anak perempuan dan tiga anak laki-laki yang sebagian besar masih berusia di bawah 12 tahun.
Dilansir dari NY Post, polisi menyebut pelaku melakukan aksi penembakan di beberapa lokasi setelah terlibat pertengkaran dengan istrinya.
“Sebagian besar korban ditemukan tewas saat berada di dalam rumah,” ujar juru bicara kepolisian setempat.
Selain menewaskan anak-anak, pelaku juga melukai dua perempuan yang merupakan ibu dari para korban.
Kedua korban luka kini dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pelaku kemudian melarikan diri sebelum akhirnya dikejar aparat hingga ke wilayah Bossier City. Polisi menembak mati Elkins untuk menghentikan aksinya.
Motif sementara diduga berkaitan dengan konflik rumah tangga yang tengah berlangsung, termasuk proses perpisahan dengan istrinya.
Baca Juga: Kapal Perang AS Mondar-mandir di Dekat Perairan Indonesia, Mau Apa?
Beberapa jam sebelum penembakan, Elkins sempat mengunggah foto bersama salah satu anaknya dengan keterangan santai.
Dua pekan sebelumnya, pelaku juga membagikan foto bersama tujuh anaknya saat menghadiri ibadah Paskah.
Namun, jejak digital lain menunjukkan indikasi gangguan emosional.
Dalam unggahan berbeda, Elkins sempat menuliskan doa agar mampu mengendalikan pikiran, kemarahan, dan depresi.
Pada 2019, pelaku pernah ditangkap karena penggunaan senjata ilegal setelah melepaskan tembakan di dekat sekolah.
Berita Terkait
-
Kapal Perang AS Mondar-mandir di Dekat Perairan Indonesia, Mau Apa?
-
Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'
-
Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
-
Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!
-
Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak
-
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
-
Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Wamen Silmy Hingga Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, DPR Singgung Komitmen Prabowo
-
Gugup Hadapi Vonis Korupsi K3, Eks Wamenaker Noel: Asam Lambung Saya Naik
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut