- Ribuan perempuan berkumpul di Enghelab Square, Teheran, pada 17 April 2026 untuk merayakan Hari Angkatan Darat Iran.
- Para peserta menyatakan dukungan kepada Republik Islam serta menyampaikan sumpah setia kepada Pemimpin Revolusi Ayatollah Mojtaba Khamenei.
- Konflik AS-Israel melawan Iran selama 40 hari telah menyebabkan 3.375 warga sipil meninggal dunia menurut otoritas forensik.
Suara.com - Ribuan perempuan dan remaja putri turun ke jalan bersama warga Iran lainnya di Teheran pada 17 April 2026.
Kehadiran ribuan perempuan di pusat kota Teheran ini untuk menyemarakkan Hari Angkatan Darat Iran.
Dari laporan media Iran, massa berkumpul Enghelab Square dengan membawa bendera dan menyalakan lampu ponsel.
Melansir dari laporan Tasnim News, Senin (20/4), ribuan perempuan yang hadir di Enghelab Square menyatakan dukungan terhadap Republik Islam Iran sekaligus menunjukkan solidaritas kepada angkatan bersenjata.
Dalam aksi tersebut, para peserta juga menyampaikan sumpah setia kepada Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.
Masih dari sumber yang sama, ribuan perempuan dan remaja putri tersebut menyatakan kesiapan untuk mengikuti arahan dari Mojtaba Khamenei.
Dari foto-foto yang dipublikasikan kantor berita pemerintah Iran, tampak sejumlah tentara perempuan Iran yang juga hadir di perayaan tersebut.
"Aksi berlangsung tertib dengan iring-iringan massa yang memenuhi sejumlah ruas jalan utama ibu kota.
Sejumlah peserta menyuarakan pentingnya persatuan nasional di tengah situasi geopolitik yang memanas," ulas laporan media Iran.
Baca Juga: Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi
Sementara itu, update terbaru korban perang AS-Israel vs Iran mencapai 3.375 orang.
Data ini disampaikan Kepala Organisasi Kedokteran Forensik Iran, Abbas Masjedi, setelah 40 hari konflik berlangsung.
Masjedi menyebut mayoritas korban adalah warga sipil, termasuk anak-anak, lansia, dan pekerja sipil.
Dari total korban, 2.875 adalah pria dan 496 perempuan, sementara empat jenazah masih belum teridentifikasi hingga kini.
Masjedi juga mengungkap sekitar 40 persen jenazah awalnya tidak dapat dikenali akibat jenis bom dan rudal yang digunakan.
“Namun, tim forensik berhasil mengidentifikasi sebagian besar korban dan menyerahkannya kepada keluarga,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi
-
Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim
-
Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali
-
Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman
-
Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan
-
Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi
-
Diduga Hasut dan Provokasi Terkait Video JK, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi
-
B50 Digenjot untuk Energi, Mengapa Dikhawatirkan Picu Deforestasi dan Harga Pangan?
-
Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim
-
Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali
-
Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas
-
Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman
-
Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis
-
PVN 2026 Libatkan Puluhan Ribu Peserta, Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Serapan Tenaga Kerja