-
Gempa magnitudo 7,5 di Sanriku memicu tsunami setinggi 3 meter di wilayah Jepang utara.
-
Air laut telah mencapai pelabuhan di Iwate dan Aomori dengan ketinggian yang terus meningkat.
-
Layanan kereta cepat Shinkansen dan kereta lokal dihentikan total demi keamanan seluruh penumpang.
Kota Urakawa di Hokkaido serta Ishinomaki Ayukawa di Miyagi juga mengonfirmasi kehadiran tsunami kecil dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.
Dampak bencana ini secara otomatis menghentikan detak jantung transportasi massal Jepang di wilayah utara demi alasan keamanan penumpang.
Operasional kereta cepat Tohoku Shinkansen yang menghubungkan Tokyo hingga Shin-Aomori terpaksa dihentikan total untuk pengecekan jalur rel.
Layanan Yamagata Shinkansen turut mengalami pembekuan jadwal perjalanan akibat risiko kerusakan infrastruktur yang mungkin terjadi pasca guncangan hebat.
Koneksi Akita Shinkansen yang melayani rute antara Stasiun Akita dan Morioka juga tidak dapat dioperasikan hingga situasi dinyatakan aman.
Langkah ini diambil guna mencegah kecelakaan fatal mengingat jalur kereta Shinkansen sangat sensitif terhadap pergeseran struktur tanah akibat gempa bumi.
Penghentian Total Layanan Kereta Lokal
Gangguan transportasi tidak hanya menimpa jalur utama, tetapi juga merambat ke seluruh layanan kereta api lokal di Prefektur Iwate.
Seluruh rute JR lokal di wilayah tersebut melaporkan penghentian operasional sebagai tindakan preventif terhadap potensi kerusakan rel kereta api.
Baca Juga: Jepang Dihantam Tsunami Pertama usai Gempa Besar 7,5 SR
Beberapa titik di jalur lokal Hokkaido juga mengalami nasib serupa dengan penghentian perjalanan yang dilakukan oleh operator kereta.
Penumpukan penumpang terjadi di beberapa stasiun besar karena belum ada kepastian mengenai kapan jadwal perjalanan akan kembali normal.
Otoritas perkeretaapian masih melakukan inspeksi mendalam terhadap kondisi fisik jembatan dan terowongan di sepanjang rute terdampak gempa dan tsunami.
Peristiwa ini mengingatkan kembali pada risiko seismik tinggi di wilayah Sanriku yang memang memiliki sejarah panjang terkait bencana tsunami besar.
Jepang berada di pertemuan lempeng tektonik aktif yang menjadikannya salah satu negara paling rawan gempa bumi dan tsunami di dunia.
Sistem peringatan dini Jepang yang canggih segera bekerja sesaat setelah sensor mendeteksi adanya aktivitas seismik yang berpotensi memindahkan massa air.
Hingga kini, proses evakuasi dan pemantauan ketinggian air masih menjadi prioritas utama pemerintah pusat maupun daerah di Jepang utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur