-
Serangan Iran merusak 1.000 apartemen di Tel Aviv hingga tidak layak huni.
-
Kerugian ekonomi akibat perang selama enam minggu mencapai 17,5 miliar dolar AS.
-
Warga mengajukan 30.000 klaim ganti rugi atas kerusakan bangunan dan kendaraan pribadi.
Suara.com - Konflik bersenjata antara Iran dan Israel telah memicu krisis hunian besar di Tel Aviv setelah lebih dari seribu apartemen dinyatakan tidak layak huni.
Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, mengungkapkan bahwa gempuran udara tersebut merusak struktur bangunan secara masif hingga membahayakan keselamatan para penghuninya.
Kerusakan ini menjadi potret nyata betapa agresifnya dampak serangan proyektil dan pesawat tak berawak yang menyasar pusat kota pesisir tersebut.
Dikutip dari Yenisafak, selain krisis tempat tinggal, stabilitas ekonomi Israel kini berada di bawah tekanan besar akibat beban biaya pemulihan yang sangat fantastis.
Fenomena ini menunjukkan bahwa eskalasi militer telah melumpuhkan fungsi infrastruktur perkotaan dan menghentikan laju produktivitas masyarakat sipil secara luas.
Ron Huldai menyatakan, "Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, melaporkan bahwa serangan rudal dan drone Iran telah menyebabkan lebih dari 1.000 apartemen tidak dapat ditinggali."
Kondisi bangunan yang tidak aman memaksa ribuan warga mengungsi sementara waktu di tengah ketidakpastian proses rekonstruksi yang membutuhkan waktu lama.
Kegagalan struktural pada hunian warga ini disebabkan oleh hantaman langsung maupun dampak ledakan sekunder dari intersepsi sistem pertahanan udara.
Pemerintah setempat kini menghadapi tantangan berat dalam menyediakan hunian darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.
Baca Juga: Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim
Kehancuran properti ini juga mencakup fasilitas pendukung di lingkungan pemukiman yang membuat aktivitas harian warga menjadi lumpuh total.
Dampak Finansial Terhadap Perekonomian Nasional
Analis ekonomi memprediksi total kerugian akibat konfrontasi selama enam minggu ini mencapai angka 17,5 miliar dolar Amerika Serikat.
Angka tersebut mencakup pengeluaran militer secara langsung serta kerusakan fisik segera yang dialami oleh berbagai sektor di Israel.
Namun, nilai kerugian itu belum menghitung biaya rehabilitasi infrastruktur jangka panjang yang diperkirakan akan membengkak jauh lebih besar.
Terhentinya aktivitas komersial selama masa peperangan turut menyumbang penurunan pendapatan negara yang sangat signifikan bagi kas pemerintah Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri