News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB
Rumah hancur di Tel Aviv (@A_ham96)
Baca 10 detik
  • Serangan Iran merusak 1.000 apartemen di Tel Aviv hingga tidak layak huni.

  • Kerugian ekonomi akibat perang selama enam minggu mencapai 17,5 miliar dolar AS.

  • Warga mengajukan 30.000 klaim ganti rugi atas kerusakan bangunan dan kendaraan pribadi.

Suara.com - Konflik bersenjata antara Iran dan Israel telah memicu krisis hunian besar di Tel Aviv setelah lebih dari seribu apartemen dinyatakan tidak layak huni.

Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, mengungkapkan bahwa gempuran udara tersebut merusak struktur bangunan secara masif hingga membahayakan keselamatan para penghuninya.

Kerusakan ini menjadi potret nyata betapa agresifnya dampak serangan proyektil dan pesawat tak berawak yang menyasar pusat kota pesisir tersebut.

Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat! [Emess]

Dikutip dari Yenisafak, selain krisis tempat tinggal, stabilitas ekonomi Israel kini berada di bawah tekanan besar akibat beban biaya pemulihan yang sangat fantastis.

Fenomena ini menunjukkan bahwa eskalasi militer telah melumpuhkan fungsi infrastruktur perkotaan dan menghentikan laju produktivitas masyarakat sipil secara luas.

Ron Huldai menyatakan, "Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, melaporkan bahwa serangan rudal dan drone Iran telah menyebabkan lebih dari 1.000 apartemen tidak dapat ditinggali."

Kondisi bangunan yang tidak aman memaksa ribuan warga mengungsi sementara waktu di tengah ketidakpastian proses rekonstruksi yang membutuhkan waktu lama.

Kegagalan struktural pada hunian warga ini disebabkan oleh hantaman langsung maupun dampak ledakan sekunder dari intersepsi sistem pertahanan udara.

Pemerintah setempat kini menghadapi tantangan berat dalam menyediakan hunian darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Baca Juga: Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

Kehancuran properti ini juga mencakup fasilitas pendukung di lingkungan pemukiman yang membuat aktivitas harian warga menjadi lumpuh total.

Dampak Finansial Terhadap Perekonomian Nasional

Analis ekonomi memprediksi total kerugian akibat konfrontasi selama enam minggu ini mencapai angka 17,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Angka tersebut mencakup pengeluaran militer secara langsung serta kerusakan fisik segera yang dialami oleh berbagai sektor di Israel.

Namun, nilai kerugian itu belum menghitung biaya rehabilitasi infrastruktur jangka panjang yang diperkirakan akan membengkak jauh lebih besar.

Terhentinya aktivitas komersial selama masa peperangan turut menyumbang penurunan pendapatan negara yang sangat signifikan bagi kas pemerintah Israel.

Load More