News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB
Rumah hancur di Tel Aviv (@A_ham96)
Baca 10 detik
  • Serangan Iran merusak 1.000 apartemen di Tel Aviv hingga tidak layak huni.

  • Kerugian ekonomi akibat perang selama enam minggu mencapai 17,5 miliar dolar AS.

  • Warga mengajukan 30.000 klaim ganti rugi atas kerusakan bangunan dan kendaraan pribadi.

Kementerian Keuangan setempat memproyeksikan kewajiban pembayaran kompensasi mencapai 6,5 miliar shekel hanya untuk periode operasi militer tertentu saja.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 30.000 warga telah mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan kompensasi melalui otoritas pajak terkait.

Data resmi merinci bahwa sebanyak 18.408 petisi diajukan khusus untuk melaporkan kehancuran properti bangunan yang bersifat struktural dan permanen.

Selain bangunan, sebanyak 6.617 warga melaporkan kerusakan pada kendaraan pribadi mereka yang terkena serpihan ledakan rudal di jalanan.

Terdapat pula 2.594 klaim yang melibatkan kehilangan peralatan pribadi serta inventaris usaha milik warga yang hancur akibat guncangan bom.

Dampak destruktif ini tidak hanya terkonsentrasi di Tel Aviv, tetapi juga meluas ke wilayah sekitarnya seperti Ramat Gan dan Bnei Brak.

Lokasi Terdampak dan Gencatan Senjata

Serpihan proyektil dan puing-puing hasil intersepsi rudal dilaporkan menghujani pemukiman padat penduduk yang memicu kerusakan berantai di wilayah penyangga.

Eskalasi serangan ini sebelumnya berlangsung sejak akhir Februari hingga menyebabkan puluhan korban jiwa di pihak sipil akibat ledakan hebat.

Baca Juga: Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

Teheran melakukan serangan tersebut sebagai bentuk aksi balasan terhadap rangkaian serangan militer yang sebelumnya menghantam wilayah kedaulatan tanah Iran.

Ketegangan militer ini baru mulai mereda setelah adanya pembicaraan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang difasilitasi di Islamabad.

Meskipun gencatan senjata telah dilakukan, hingga kini belum ada kesepakatan perdamaian komprehensif yang menjamin keamanan jangka panjang di kawasan tersebut.

Perang antara Iran dan Israel yang berlangsung selama 40 hari ini bermula pada 28 Februari dan sempat terhenti pada 8 April 2024.

Ketegangan ini melibatkan serangan balasan dari Teheran yang menggunakan rudal balistik dan drone untuk menyasar pusat populasi utama di Israel.

Dampak dari konflik ini tidak hanya merenggut nyawa warga sipil, tetapi juga meluluhlantakkan sektor ekonomi dan infrastruktur hunian di kota-kota besar.

Load More