-
Perang Iran memicu kelangkaan avtur dunia yang berdampak pada kenaikan harga tiket pesawat.
-
Maskapai besar mulai memangkas jadwal penerbangan akibat biaya bahan bakar yang melonjak drastis.
-
Blokade Selat Hormuz menghambat distribusi 20 persen pasokan bahan bakar pesawat secara global.
Terhambatnya Selat Hormuz mengunci produk bahan bakar dari eksportir utama seperti Kuwait dan Bahrain yang sangat krusial.
Lebih dari 20 persen pasokan avtur laut dunia melewati selat tersebut, dengan mayoritas distribusi menuju wilayah Eropa.
Meskipun Korea Selatan menjadi eksportir utama avtur, mereka tetap bergantung pada pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Negara-negara Asia mulai membatasi ekspor bahan bakar pesawat untuk mengamankan kebutuhan domestik mereka yang kian menipis.
Direktur IATA, Willie Walsh, menyatakan bahwa pembatasan ekspor di Asia akan memberikan tekanan harga lebih besar bagi pasar global.
Harga energi yang tinggi bisa menjadi pukulan mematikan bagi maskapai yang saat ini sedang berjuang secara finansial.
Spirit Airlines memperingatkan bahwa lonjakan biaya avtur akan berdampak negatif secara substansial pada hasil keuangan perusahaan mereka.
Fitch Ratings memperingatkan bahwa maskapai yang lemah secara finansial mungkin akan mengalami gagal bayar akibat tekanan ekonomi ini.
Hilangnya maskapai berbiaya rendah dari pasar akan memicu kenaikan harga tiket secara menyeluruh bagi semua konsumen.
Baca Juga: AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud
“Tidak ada gunanya menerbangkan penerbangan yang akan merugi karena tidak mampu menutup biaya bahan bakar,” tegas Scott Kirby.
Krisis ini bermula dari konflik bersenjata di wilayah Iran yang menyebabkan penutupan jalur maritim strategis di Selat Hormuz.
Selat ini merupakan titik nadi distribusi minyak dunia, di mana gangguan kecil saja dapat mengacaukan rantai pasok energi di Eropa dan Asia secara permanen.
Kondisi ini diperparah oleh ketergantungan industri penerbangan pada sirkulasi bahan bakar yang stabil untuk menjaga harga tiket tetap terjangkau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun