- Konflik AS-Israel dan Iran memicu penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh IMF akibat terganggunya distribusi energi dunia.
- Sektor keuangan, pertahanan, dan teknologi mencatat lonjakan laba signifikan karena meningkatnya permintaan global di tengah situasi perang.
- Ketidakpastian geopolitik mendorong banyak negara mempercepat transisi energi bersih untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil konvensional.
Lonjakan ekspor semikonduktor dari Asia Timur menjadi indikator kuat bahwa permintaan teknologi tetap tinggi.
Bahkan, perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic disebut tengah bersiap melantai di bursa tahun ini.
Di sisi energi, konflik justru mempercepat transisi ke sumber terbarukan.
International Energy Agency mencatat lebih dari 150 negara kini memiliki kebijakan untuk mendorong energi bersih dan nuklir.
Krisis ini menjadi pemicu bagi banyak negara untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Indeks S&P Global Clean Energy Transition bahkan melonjak lebih dari 70%, mencerminkan optimisme investor terhadap sektor ini.
Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa keuntungan sektor-sektor tersebut tidak menghapus risiko besar terhadap ekonomi global.
Ketidakpastian berkepanjangan justru bisa memperdalam krisis, terutama bagi negara dengan daya tahan ekonomi yang lemah.
Berita Terkait
-
Jepang dan NVIDIA Bangun AI Fisik, Robot Cerdas Siap Revolusi Industri Global
-
Digitalisasi HR Makin Cepat, Andal Kharisma HCM Hadir dengan AI, Payroll, dan Talent Management
-
Roadmap AI Indonesia 2026-2029 Segera Rampung, WAICO Jadi Pintu Kolaborasi Global
-
Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal