News / Internasional
Kamis, 23 April 2026 | 15:21 WIB
Lokasi pengeboman jurnalis Amal Khalil (DW)
Baca 10 detik
  • Jurnalis Amal Khalil tewas akibat serangan udara Israel saat meliput di desa al-Tiri Lebanon.

  • PM Lebanon menuduh Israel sengaja menargetkan jurnalis sebagai bagian dari kejahatan perang sistematis.

  • Tim evakuasi diduga sempat dihambat oleh tembakan Israel saat mencoba menyelamatkan Amal Khalil.

Israel membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa mereka hanya menyerang pihak yang melanggar ketentuan gencatan senjata.

Pihak militer Israel menyatakan sedang meninjau kembali insiden di al-Tiri yang merenggut nyawa jurnalis profesional tersebut.

Insiden berdarah ini terjadi tepat saat para pejabat tinggi dijadwalkan bertemu di Washington untuk membahas kelanjutan damai.

Ketegangan antara militer Israel dan kelompok Hezbollah tetap tinggi meskipun kesepakatan penghentian tembakan sudah berjalan sepuluh hari.

Amal Khalil tercatat sebagai jurnalis kesembilan yang menjadi korban jiwa dalam pusaran konflik bersenjata di perbatasan Lebanon.

Kematian ini menjadi bukti nyata betapa tingginya risiko yang dihadapi pekerja pers di tengah zona perang yang tidak stabil.

Ketegangan di perbatasan Lebanon meningkat drastis sejak Maret lalu seiring memanasnya konfrontasi antara militer Israel dan kelompok Hezbollah.

Meskipun gencatan senjata telah diupayakan sejak 16 April, pertukaran tembakan di wilayah selatan Lebanon masih terus terjadi secara sporadis.

Hezbollah yang didukung Iran terus terlibat dalam pertempuran lintas batas yang membuat warga sipil dan awak media berada dalam posisi terancam.

Baca Juga: Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

Load More