-
Polisi Israel menahan Alex Sinclair karena memakai kippah bermotif bendera Israel dan Palestina.
-
Petugas diduga merusak kippah milik Sinclair dengan menggunting bagian gambar bendera Palestina.
-
Sinclair melaporkan dugaan penahanan ilegal dan perusakan barang milik pribadi ke otoritas terkait.
Suara.com - Penahanan Alex Sinclair oleh kepolisian Israel mengungkap fenomena baru mengenai pengetatan ekspresi politik di ruang publik melalui simbol agama.
Tindakan aparat yang merusak properti ritual keagamaan milik warga Yahudi ini menunjukkan eskalasi represi terhadap pandangan politik yang moderat.
Dikutip dari CNN, kasus ini menjadi preseden unik di mana simbol identitas Yahudi justru menjadi sasaran sensor karena memuat pesan pengakuan terhadap bangsa Palestina.
Insiden tersebut bermula saat Sinclair sedang beraktivitas di sebuah kafe di kawasan Modiin sebelum akhirnya didatangi petugas.
Masyarakat sipil kini mempertanyakan batasan kewenangan kepolisian dalam menafsirkan gangguan ketertiban umum melalui atribut pakaian.
Seorang saksi mata yang merasa keberatan dengan motif pada kippah Sinclair segera melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.
Sinclair menceritakan bahwa seorang pria religius mendekatinya dengan wajah marah dan membentak bahwa penutup kepalanya melanggar hukum.
Dua petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian menyatakan akan menyita barang milik Sinclair tersebut dengan dalih ilegalitas.
Penulis berusia 53 tahun itu kemudian digiring ke kantor polisi setempat untuk menjalani pemeriksaan yang cukup ketat.
Baca Juga: Daftar Korporasi Raksasa Panen Cuan dari Perang AS vs Iran: Ada Perusahaan Yahudi
"Lepaskan ikat pinggangmu. Menghadap ke dinding, tangan menempel di dinding. Mereka menggeledah saya," tulis Sinclair menggambarkan situasi penahanannya.
Dugaan Perusakan Simbol Suci oleh Petugas
Selama proses penahanan, Sinclair mengaku ditempatkan di dalam sel tanpa diberikan akses komunikasi maupun air minum.
Setelah proses klarifikasi selesai, petugas membebaskannya namun awalnya enggan mengembalikan kippah yang telah dipakainya selama dua dekade.
Kekecewaan Sinclair memuncak saat ia mendapati bagian bendera Palestina pada atribut agamanya telah dipotong secara sengaja.
“Dia telah menggunting bendera Palestina,” tulisnya merujuk pada oknum polisi wanita yang menangani kasusnya di kantor tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
6 Cara Mengakali Salah Shade Bedak agar Tetap Menyatu dengan Warna Kulit
-
Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling
-
Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan
-
Charger Lokal Pertama Berteknologi Pengatur Tegangan Presis, Ini Bisa Jadi Solusi Overheat iPhone 17
-
Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone
-
8 Weton Balungan Sugih Apa Saja? Ini Daftar Menurut Primbon Jawa dan Maknanya
-
Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan
-
Apa Tema Resmi HUT ke-81 RI Tahun 2026? Ini Makna dan Link Download Logo
-
Soal Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dirjen Pajak Minta Publik Tak Perlu Perbesar Isu
-
Kapan Puncak Kejayaan Weton Selasa Legi? Cek Bocoran Usia Emas dan Garis Rezeki di Sini!