-
Trump instruksikan Angkatan Laut tembak mati kapal pemasang ranjau di wilayah Selat Hormuz.
-
Operasi pembersihan ranjau ditingkatkan tiga kali lipat demi mengamankan jalur distribusi minyak dunia.
-
Amerika Serikat menyegel total Selat Hormuz hingga tercapai kesepakatan politik baru dengan Iran.
Trump juga menyoroti adanya gejolak internal di pemerintahan Iran yang dianggapnya sedang kehilangan arah kepemimpinan.
Presiden menggambarkan adanya perpecahan antara faksi garis keras dan moderat di dalam struktur kekuasaan Iran saat ini.
“Mereka tidak tahu! Pertikaian antara 'Garis Keras', yang telah kalah BURUK di medan perang, dan 'Moderat', yang tidak moderat sama sekali (tetapi mendapatkan rasa hormat!), sangat GILA!” tulisnya.
Amerika Serikat mengeklaim telah menutup akses masuk dan keluar kawasan tersebut secara total dari segala aktivitas ilegal.
Blokade ini dipastikan tidak akan melonggar sebelum Iran bersedia duduk di meja perundingan dengan syarat yang ditentukan Washington.
“Kami memiliki kendali total atas Selat Hormuz. Tidak ada kapal yang dapat masuk atau keluar tanpa persetujuan Angkatan Laut Amerika Serikat. Itu 'Disegel Rapat', sampai saat Iran mampu membuat KESEPAKATAN!!!” tegas Trump.
Krisis di Selat Hormuz ini berawal dari meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran di wilayah perairan strategis.
Blokade dilakukan sebagai respon atas ancaman keamanan maritim yang mengganggu stabilitas suplai energi global melalui jalur laut tersebut.
Hingga saat ini Gedung Putih belum menetapkan tenggat waktu bagi Iran untuk mengajukan proposal perdamaian baru kepada Amerika Serikat.
Baca Juga: Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi