- Transjakarta memberlakukan tarif khusus satu rupiah dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional pada Jumat di Jakarta.
- Program tarif murah tersebut berhasil meningkatkan jumlah penumpang secara signifikan di Halte Kampung Rambutan sejak pagi hari.
- Antusiasme masyarakat terlihat dari dominasi pekerja dan warga yang memanfaatkan layanan transportasi publik untuk tujuan rekreasi.
Suara.com - Momentum Hari Angkutan Nasional dimanfaatkan warga untuk mencoba transportasi umum dengan tarif super murah. Di Halte Transjakarta Kampung Rambutan, Jakarta, jumlah penumpang melonjak signifikan sejak pagi.
Program tarif Rp1 yang diberlakukan oleh Transjakarta menarik minat berbagai kalangan, mulai dari pekerja hingga masyarakat yang ingin bepergian santai.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengungkapkan lonjakan terlihat jelas dibandingkan hari biasa.
"Dalam rangka Hari Transportasi Nasional, TransJakarta memang memberlakukan tarif Rp1 per orang. Dari pantauan kami, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan," kata Revi di Jakarta Timur, Jumat.
Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 1.476 penumpang telah berangkat dari halte tersebut. Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring tingginya minat masyarakat.
Menurut Revi, pengguna tidak hanya didominasi oleh pekerja, tetapi juga warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk rekreasi.
"Saya lihat banyak penumpang yang berdatangan, tidak hanya yang berangkat kerja, tapi juga yang ingin berekreasi. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program ini," jelas Revi.
Ia juga mengingatkan penumpang untuk tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan serta tidak ragu bertanya kepada petugas jika belum memahami rute.
"Jika belum mengetahui arah trayek, silakan menanyakan langsung ke petugas TransJakarta maupun petugas Dinas Perhubungan yang ada di terminal. Kami siap membantu," ujar Revi.
Baca Juga: Promo Hari Transportasi Nasional: Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT
Sementara itu, Koordinator Lapangan Pengendalian Transjakarta, Ahmad Jayadi, menyebut antusiasme sudah terlihat sejak pagi hari.
"Pagi hari, didominasi penumpang yang berangkat kerja. Memasuki siang hari, mulai banyak rombongan yang bepergian untuk wisata," tutur Ahmad.
Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pelanggan sudah mencapai 1.293 orang, dan diperkirakan menembus 2.000 penumpang hingga layanan berakhir pukul 22.00 WIB.
Selain tarif murah, suasana pelayanan juga terasa berbeda. Setiap hari Jumat, petugas laki-laki mengenakan baju koko dan selendang, sementara petugas perempuan memakai kebaya, menciptakan nuansa pelayanan yang lebih humanis.
Program tarif Rp1 ini dinilai menjadi strategi efektif untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik sekaligus mengenalkan kenyamanan layanan Transjakarta kepada lebih banyak warga.
Berita Terkait
-
Promo Hari Transportasi Nasional: Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT
-
Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1
-
Detik-Detik Pencopet Tanah Abang Diarak di Halte Transjakarta, Netizen: KPK Harus Belajar!
-
Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen
-
Lawan Stigma di Jalanan, Kisah Hebat Mantan Perawat Jadi Sopir Bus Transjakarta
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!