-
Iran mengancam menutup Selat Hormuz secara permanen sehingga memicu lonjakan harga minyak dunia.
-
Presiden Pezeshkian menolak negosiasi paksa dengan AS sebelum blokade pelabuhan Iran segera dihentikan.
-
Konflik berkepanjangan ini menyebabkan harga bahan bakar global melonjak hingga 27 persen sejak awal.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump secara mendadak membatalkan pengiriman utusan khusus ke Islamabad pada Sabtu lalu.
Trump berdalih bahwa pembatalan tersebut disebabkan oleh adanya perselisihan internal di jajaran kepemimpinan Teheran.
Keputusan ini diambil setelah pihak Iran menolak mentah-mentah ajakan untuk melakukan pembicaraan secara langsung.
Macetnya proses perdamaian ini telah berlangsung menjelang dua bulan usia konflik yang melibatkan kedua negara.
Kondisi tersebut memperparah gangguan pasokan minyak dan memicu lonjakan harga bahan bakar di berbagai belahan dunia.
Data AAA menunjukkan harga rata-rata bensin di tingkat konsumen saat ini telah mencapai 4,10 dolar AS per galon.
Angka ini merepresentasikan kenaikan sekitar 27 persen jika dibandingkan dengan harga pada awal dimulainya konflik.
Krisis ini berakar dari sengketa panjang mengenai kedaulatan maritim dan sanksi ekonomi yang kian mencekik Iran.
Penutupan Selat Hormuz menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan Iran terhadap pelanggaran kesepakatan oleh Amerika Serikat.
Baca Juga: Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
Tanpa adanya terobosan diplomasi, stabilitas energi global diprediksi akan terus berada dalam ketidakpastian yang membahayakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persija Wajib Kalahkan Persis di GBK, Mauricio Souza Fokus Benahi Penyelesaian Akhir
-
Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas