-
Bom mobil meledak di depan kantor polisi Dunmurry tanpa menimbulkan korban jiwa.
-
Polisi mencurigai New IRA sebagai dalang utama serangan berdasarkan kesamaan pola.
-
PM Inggris dan pemimpin lokal mengutuk keras aksi teror yang membahayakan warga.
Bobby Singleton memuji tindakan cepat anak buahnya yang mempertaruhkan nyawa demi keselamatan komunitas masyarakat sekitar.
"Personel polisi segera—dan harus saya katakan, dengan sangat berani, secara harfiah berlari menuju bahaya, menempatkan diri mereka dalam bahaya—mengevakuasi rumah-rumah di sekitarnya untuk melindungi masyarakat," kata Singleton.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras aksi pengecut tersebut.
Pemerintah pusat menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kekerasan paramiliter dalam tatanan politik modern saat ini.
Starmer memastikan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara maksimal untuk menyeret semua pelaku ke pengadilan.
"Saya mengutuk keras serangan tadi malam di kantor polisi Dunmurry," tegas PM Keir Starmer melalui akun media sosial resminya.
Para pemimpin politik lokal di Irlandia Utara juga bersatu memberikan suara penolakan terhadap tindakan anarki tersebut.
Menteri Utama Michelle O'Neill menyatakan bahwa kelompok di balik serangan ini tidak memiliki dukungan dari rakyat.
"Mereka yang berada di balik serangan itu sama sekali tidak mewakili siapa pun," tegas Michelle O'Neill secara lugas.
Baca Juga: Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
Meski tidak ada korban meninggal dunia, kepolisian melihat adanya peningkatan kapabilitas tempur dari kelompok pembangkang ini.
Penggunaan perangkat yang lebih kompleks menunjukkan bahwa kelompok radikal masih memiliki sumber daya untuk melakukan sabotase.
Tim investigasi tetap membuka berbagai kemungkinan motif lain sambil mendalami jejaring logistik para pelaku teror.
Kewaspadaan nasional kini berada pada level tinggi mengingat target serangan adalah simbol otoritas negara yang sah.
Bobby Singleton menekankan bahwa ancaman dari kelompok ini masih sangat nyata dan berbahaya bagi publik.
"Penyelidikan pendahuluan menunjukkan bahwa niat dan kemampuan membunuh masih ada di dalam paramiliter di wilayah Inggris," tambah Singleton.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Presiden Prabowo Desain Khusus Kaus dan Payung untuk Peringatan May Day 2026
-
Jumhur Jadi Menteri LH, Rocky Gerung di Istana: Kabinet Jadi Efektif Kalau Ada Tokoh Mantan Napi!
-
Pacu Investasi, Pemprov DKI Siapkan Perizinan Mudah dan Insentif bagi Pengusaha
-
Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit
-
Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!
-
Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026
-
Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh
-
Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Andi Gani: Kehormatan Besar Bagi Gerakan Buruh Indonesia
-
Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan