- Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal BMKJ Jakarta pada Minggu, 26 April lalu.
- Warga perantauan Jambi memberikan apresiasi atas keberanian Febrie dalam mengungkap berbagai kasus korupsi besar di Indonesia.
- Pertemuan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum nasional.
Suara.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Febrie Adriansyah, menghadiri agenda Halal Bihalal yang digelar oleh Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi (BMKJ) Jakarta pada Minggu (26/4).
Kehadiran sosok kunci di balik pengungkapan berbagai kasus korupsi kelas kakap ini disambut hangat oleh warga perantauan Jambi yang berdomisili di Ibu Kota.
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi wadah penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi atas capaian penegakan hukum di tanah air.
Dalam momentum tersebut, kinerja Jampidsus Febrie Adriansyah menjadi sorotan utama, terutama bagi generasi muda asal Jambi.
Kaharuddin, selaku tokoh muda Jambi yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia acara, secara terbuka menyampaikan rasa bangganya terhadap kiprah Febrie di kancah hukum nasional.
Menurutnya, keberanian Jampidsus dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi besar yang merugikan keuangan negara telah memberikan dampak psikologis yang positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.
Kaharuddin menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Febrie Adriansyah merupakan sebuah terobosan yang sangat berarti bagi masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Keberanian tersebut dianggap sebagai teladan nyata bagi para pemuda, khususnya mereka yang berasal dari daerah, untuk berani bermimpi dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Bapak Jampidsus salah satu inspirasi kami. Komitmen dan keberanian Jampidsus dalam menegakkan hukum patut diapresiasi tinggi, khususnya dalam mengungkap berbagai kasus besar yang selama ini merugikan negara. Ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum di Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Kaharuddin.
Baca Juga: Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
Kaharuddin menilai bahwa langkah-langkah progresif yang diambil oleh Jampidsus tidak hanya berhenti pada proses penegakan hukum semata. Dampak yang lebih luas adalah menguatnya kredibilitas Kejaksaan Agung di mata publik.
Di tengah tantangan integritas yang sering menerpa lembaga negara, keberhasilan mengungkap kejahatan korporasi dan kerugian negara dalam skala triliunan rupiah menjadi angin segar bagi masyarakat yang merindukan keadilan.
Acara Halal Bihalal BMKJ Jakarta ini pun bertransformasi menjadi ruang dialog strategis. Para tokoh masyarakat dan pemuda Jambi yang hadir memanfaatkan kesempatan ini untuk mendiskusikan sinergi yang bisa dibangun guna mendukung agenda pemerintah.
Fokus utamanya adalah bagaimana elemen masyarakat sipil dan organisasi kedaerahan dapat berperan aktif dalam menciptakan iklim yang bersih dari tindak pidana korupsi serta kejahatan korporasi yang kerap merusak tatanan ekonomi nasional.
Jampidsus Febrie Adriansyah dalam sambutannya memberikan respons positif atas dukungan yang diberikan oleh keluarga besar BMKJ Jakarta.
Baginya, dukungan dari masyarakat, terutama dari tanah kelahirannya, merupakan tambahan energi dalam menjalankan tugas berat sebagai ujung tombak penuntutan kasus-kasus khusus di Kejaksaan Agung.
Berita Terkait
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur
-
Tukarkan Kayu dengan Rasa, Rahasia Kuliner di Balik Megahnya Candi Jambi
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG