- Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Kota Bekasi pada Selasa, 28 April 2026 pagi.
- Kunjungan tersebut bertujuan memberikan empati serta memastikan seluruh korban mendapatkan layanan medis yang maksimal dan memadai.
- Pemerintah memantau proses pemulihan korban, sementara investigasi kecelakaan kereta di Bekasi telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak KNKT.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam. Kepala negara diketahui mengunjungi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.
Informasi mengenai agenda tersebut dikonfirmasi oleh Sekretariat Presiden melalui keterangan resmi.
“Pagi ini Presiden Prabowo langsung menjenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi,” tulis keterangan Sekretariat Presiden.
Berdasarkan potongan video yang beredar, Prabowo tampak turun dari mobil kepresidenan setibanya di rumah sakit. Ia kemudian berjalan menuju ruang perawatan untuk menemui para korban yang masih menjalani penanganan medis.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran sejumlah pejabat negara ini menandakan perhatian serius pemerintah terhadap penanganan korban pascakecelakaan.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus memastikan para korban mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal. Di dalam ruang perawatan, Prabowo terlihat menyapa pasien dan berbincang dengan tenaga medis yang bertugas.
Ia juga menerima laporan langsung dari pihak rumah sakit terkait kondisi terkini korban, termasuk langkah penanganan yang telah dilakukan sejak insiden terjadi. Pemerintah disebut akan terus memantau proses pemulihan korban serta memastikan seluruh kebutuhan medis terpenuhi.
Selain fokus pada korban, pemerintah juga terus mendorong percepatan proses evakuasi di lokasi kejadian serta pemulihan operasional jalur kereta. Investigasi terkait penyebab kecelakaan sendiri telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ditelusuri lebih lanjut.
Seperti diketahui, kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL relasi Kampung Bandan–Cikarang di kawasan Bekasi Timur menyebabkan sejumlah korban jiwa dan puluhan lainnya mengalami luka. Hingga kini, proses penanganan dan investigasi masih terus berlangsung.
Baca Juga: Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian