- Media sosial menyebarkan hoaks tentang dua warga Indonesia yang bergabung menjadi tentara IDF di Israel.
- Faktanya, Gary dan Emmanuel Zolat merupakan tentara asal India, bukan warga negara Indonesia sebagaimana narasi beredar.
- Gary tewas dalam serangan di Gaza, sementara klaim kematian Emmanuel di Lebanon tidak memiliki bukti resmi.
Suara.com - Beredar informasi di sosial media, kakak adik dari Indonesia disebut gabung menjadi tentara Israel.
Dua kakak adik itu disebutkan bergabung ke Kfir Brigade, salah satu unit infanteri terbesar dan termuda di Pasukan Pertahanan Israel (IDF), yang dibentuk pada tahun 2005.
Dalam sejumlah postingan di akun Tiktok, Facebook dan Instagram, disebutkan Gary Lalhruaikima Zolat dan adiknya, Emmanuel bergabung ke Brigade Kfir.
Akun Facebook Info IKN Nusantara dalam narasinya menyebut bahwa kedua saudara itu bergabung ke IDF dan keduanya telah tewas.
"Sungguh tragis dua saudara kembar asal Indonesia gabung jadi anggota IDF, dinyatakan tew4s 1 di Gaza 1 lagi di Lebanon," tulis postingan tersebut.
Penelusuran Fakta:
Postingan di sejumlah sosial media yang menyebut bahwa dua saudara kembar dari Indonesia bergabung menjadi tentara Israel adalah HOAX.
Hasil penelusuran tim pemeriksa fakta menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar alias hoaks.
Gary Lalhruaikima Zolat ataupun saudaranya, Emmanuel bukan berasal dari Indonesia.
Baca Juga: Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
Dikutip dari laporan Tablet Mag yang dipublikasikan pada 3 Desember 2024, keluarga Gary berasal dari Mizoram, negara bagian di timur laut India.
Dalam artikel itu disebutkan bahwa Gary adalah prajurit pertama dari komunitas Yahudi India yang beranggotakan 4.000 orang.
Gary tewas pada 11 November 2024 dalam serangan rudal Hamas di Jabalia, Jalur Gaza.
Sementara saudara kembarnya, Emmanuel seperti dikutip dari Israel Nation News pada 21 April 2026 baru mendaftar sebagai prajurit IDF.
Dalam wawancara dengan Arutz Sheva, Emmanuel meminta untuk mendaftar di brigade yang sama tempat Gary bertugas.
Terkait informasi kematian Emmanuel di Lebanon, otoritas dan media Israel sampai artikel ini dimuat belum memberikan keterangan resmi.
Berita Terkait
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Hizbollah Kecam Diplomasi Lemah Lebanon dengan Israel, Tuntut Pelucutan Senjata
-
Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS
-
11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
-
Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL