- Presiden AS Donald Trump mempertahankan blokade laut terhadap Iran guna menekan Teheran agar menyepakati perjanjian nuklir baru.
- Strategi ekonomi tersebut memicu kenaikan harga minyak mentah Brent hingga menembus angka 119 dolar AS per barel.
- Pemerintah Iran menolak tuntutan AS dan mengancam akan memberikan balasan langsung atas blokade pelabuhan yang sedang berlangsung.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan Washington akan mempertahankan blokade laut terhadap Iran hingga tercapai kesepakatan nuklir baru dengan Teheran.
Trump menyebut tekanan ekonomi melalui pengepungan pelabuhan Iran bahkan lebih efektif dibanding serangan militer langsung.
“Blokade ini lebih efektif daripada pengeboman. Mereka sedang tercekik,” kata Trump kepada Axios.
"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir”. tegasnya.
Pernyataan tersebut menandakan penolakan Trump terhadap proposal Iran yang menawarkan penghentian blokade di Selat Hormuz dengan syarat Amerika Serikat mencabut pengepungan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Teheran sebelumnya menjadikan pencabutan blokade sebagai syarat utama untuk kembali ke meja perundingan.
Ketegangan kedua negara terus meningkat setelah militer AS menangkap sedikitnya dua kapal dagang terkait Iran dan mengalihkan 39 kapal lain di kawasan Teluk dalam beberapa pekan terakhir.
Sebagai balasan, Iran juga menyita sejumlah kapal yang dituduh melanggar aturan maritim.
Situasi tersebut memicu lonjakan tajam harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent melonjak menembus 119 dolar AS per barel, sementara harga bensin di Amerika Serikat naik hingga 4,22 dolar AS per galon.
Baca Juga: Temui Menlu Iran, Putin Sebut Siap Mediasi Konflik di Timur Tengah
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuding Washington berupaya menghancurkan Iran melalui tekanan ekonomi dan konflik internal.
Ghalibaf menegaskan rakyat Iran akan menggagalkan strategi tersebut.
“Rakyat Iran akan mengalahkan rencana tipu daya musuh dan meraih kemenangan besar,” ujarnya.
Sementara itu, sumber keamanan senior Iran yang dikutip Press TV memperingatkan bahwa blokade Amerika akan segera dibalas dengan tindakan langsun dan belum pernah terjadi sebelumnya.
Washington dan Teheran masih menemui jalan buntu dalam isu nuklir.
Iran bersikeras memiliki hak memperkaya uranium untuk kepentingan domestik, sementara Trump menuntut program nuklir negara itu dibongkar sepenuhnya.
Iran juga menolak tuntutan AS dan Israel untuk membatasi produksi rudal dan drone, serta menghentikan dukungan terhadap kelompok sekutu regional seperti Hezbollah dan Hamas.
Berita Terkait
-
Temui Menlu Iran, Putin Sebut Siap Mediasi Konflik di Timur Tengah
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123