- Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp15,3 miliar milik bandar narkoba Erwin Iskandar di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
- Penyitaan dilakukan terhadap aset yang disamarkan melalui rekening serta nama istri dan kedua anak tersangka di NTB.
- Tindakan ini bertujuan memiskinkan bandar narkoba untuk memutus rantai peredaran narkotika melalui jalur ekonomi secara lebih efektif.
“Menurut keterangan HSI, gudang dan toko tersebut digunakan untuk wirausaha pertanian,” kata Eko.
Daftar aset HSI meliputi Toko (SHM 3271, 3272, 3273) senilai Rp5 miliar, Gudang (SHM 2114 & 2125) senilai Rp3,5 miliar, satu unit Pajero Sport senilai Rp650 juta, serta berbagai kuitansi pelunasan sertifikat tanah senilai miliaran rupiah.
Bisnis Travel CA
Anak lainnya, CA, juga terjerat dengan penyitaan aset armada mobil senilai Rp2,9 miliar.
CA menjalankan bisnis travel yang modalnya diduga berasal dari aliran dana narkoba ayahnya.
“Bisnis travel yang dijalankan CA sebagai direktur memiliki aset berupa empat unit mobil Hiace,” ucap Eko.
Rinciannya adalah dua unit Toyota Hiace Premio (Rp1,35 miliar), dua unit Toyota Hiace Commuter (Rp1,2 miliar), dan satu unit Mitsubishi Xpander (Rp350 juta).
CA juga mengaku dibelikan gudang oleh Koko Erwin untuk operasional usahanya.
Koneksi Kasus
Baca Juga: Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
Kasus TPPU keluarga Koko Erwin ini merupakan pengembangan dari jaringan narkoba yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, dan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, Malaungi.
Saat ini, istri dan kedua anak Koko Erwin telah ditetapkan sebagai tersangka TPPU, ditangkap di NTB, dan dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan intensif.
Berita Terkait
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tanah Abang, 5 Orang Diringkus
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Lirik Lagu 'Siti Mawarni' yang Sindir 'Bekingan' Bandar Narkoba
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup